Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Liquid Network pulih pasca hack $320 juta, tapi layanan peg-out BTC masih dibekukan.

Berita Pasar
18 Sep 2026
AMBCrypto
Lihat Sumber
Netral
Liquid Network pulih pasca hack $320 juta, tapi layanan peg-out BTC masih dibekukan.

Setelah hack senilai $320 juta pada 6 September, Liquid Network sebagian besar kembali normal dengan produksi blok dan transaksi berjalan lancar sejak 10 September. Layanan utama seperti transfer aset dan surat promes digital sudah beroperasi kembali, dan fitur swap baru memungkinkan pertukaran LBTC-Bitcoin terbatas di Lightning Network. Namun, fungsi penting konversi LBTC ke Bitcoin melalui peg-out masih dibekukan karena upaya pemulihan Bitcoin yang sedang berlangsung, dengan sekitar 600 BTC dari 4.000 BTC yang dicuri masih hilang. Penyebab exploit telah diidentifikasi dan diperbaiki, tapi pemulihan penuh bergantung pada pemulihan peg-out dan dukungan pertukaran.

Status Liquid Network pasca peretasan $320 juta disajikan dengan data pasar Pluang per 18 September 2026 pukul 17.54 WIB: Dari 50 cryptocurrency utama yang diperdagangkan di Pluang, 46 naik dan 3 turun hari ini. Pergerakan signifikan termasuk KSM (Kusama) di Rp76.756 naik 9,47% dengan aktivitas jual 100%, FIL (Filecoin) di Rp15.547 naik 9,10% dengan aktivitas beli 98%, dan XTZ (Tezos) di Rp4.783 naik 8,98% dengan aktivitas beli 98%. Angka paling mencolok adalah aktivitas jual 100% pada KSM.

Berita Lainnya

Saham Meta berpotensi naik 22% didorong pertumbuhan iklan berbasis AI meski belanja modal besar.

Saham Meta berpotensi naik 22% didorong pertumbuhan iklan berbasis AI meski belanja modal besar.

Saham Meta melonjak hampir 20% baru-baru ini karena optimisme peluncuran AI dan pertumbuhan pendapatan iklan yang kuat. Meskipun arus kas bebas turun tajam akibat belanja modal besar, bisnis iklan Meta terus berkembang dengan pertumbuhan 27% dan peni...

Ulasan Analis
Bullish
4 jam lalu
ETF ACBE baru tawarkan pendapatan lewat autocallable notes, berbeda dari covered-call tapi dengan risiko dan riwayat terbatas.

ETF ACBE baru tawarkan pendapatan lewat autocallable notes, berbeda dari covered-call tapi dengan risiko dan riwayat terbatas.

ETF ACBE yang baru diluncurkan menggunakan autocallable structured notes untuk menghasilkan pendapatan, menawarkan profil risiko dan imbal hasil yang berbeda dibandingkan ETF covered-call tradisional seperti JEPI. ETF ini bertujuan memberikan pendapa...

Berita Pasar
Netral
4 jam lalu
Chanson International catat laba bersih $0,8 juta di paruh pertama 2026 meski pendapatan turun ke $8,3 juta.

Chanson International catat laba bersih $0,8 juta di paruh pertama 2026 meski pendapatan turun ke $8,3 juta.

Chanson International Holding mencatat laba bersih $0,8 juta pada paruh pertama tahun fiskal 2026, bangkit dari kerugian $1,0 juta tahun sebelumnya. Pendapatan total turun 4,5% menjadi $8,3 juta, terutama karena penurunan penjualan di toko AS, sement...

Fundamental Perusahaan
Bullish
4 jam lalu
Laporan laba FQ4 2026 Micron catat margin rekor didorong permintaan AI, namun prospek 2027 masih waspada.

Laporan laba FQ4 2026 Micron catat margin rekor didorong permintaan AI, namun prospek 2027 masih waspada.

Micron Technology akan merilis laporan laba kuartal keempat fiskal 2026 yang diperkirakan menunjukkan margin bersih rekor 70,7%, didorong oleh permintaan kuat dari aplikasi AI. Meski optimisme jangka pendek tinggi karena ekspansi margin, ada keraguan...

Fundamental Perusahaan
Bullish
4 jam lalu
Saham preferen AGNC Investment Corp dapat rating campuran setelah perubahan yield dan coverage pasca-FOMC.

Saham preferen AGNC Investment Corp dapat rating campuran setelah perubahan yield dan coverage pasca-FOMC.

AGNC Investment Corp., sebuah Mortgage REIT, menawarkan berbagai saham preferen dengan profil risiko dan yield yang berbeda untuk investor yang fokus pada pendapatan. Meskipun cakupan dividen tetap kuat hampir 13 kali, cakupan nilai nominal turun men...

Ulasan Analis
Bearish
4 jam lalu
banner-footerbanner-footer

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi #1