
Linde plc melaporkan kinerja Q2 yang solid dengan pertumbuhan harga dan volume yang kuat, namun margin operasional turun 60 basis poin. Perusahaan memiliki backlog senilai $8,1 miliar yang memberikan visibilitas laba yang baik, meskipun pertumbuhan di sektor elektronik kini menjadi tren industri umum, bukan pendorong unik bagi Linde. Peningkatan belanja modal dan keterlambatan kontribusi proyek membuat prospek lebih hati-hati. Meskipun Linde menaikkan estimasi laba per saham setelah panduan yang membaik, potensi kenaikan valuasi terbatas dibandingkan dengan pesaing seperti Air Products dan Air Liquide yang menawarkan prospek perbaikan margin lebih kuat. Oleh karena itu, Linde mempertahankan peringkat Hold meski fundamentalnya solid.