Home/Umpan Berita/Investor diimbau tetap bertahan meski pasar properti, modal, dan data melambat Jim Cramer menyarankan investor untuk tetap berada di pasar meski terjadi perlambatan di sektor penting seperti properti, pasar modal, dan pusat data. Tingginya suku bunga KPR membuat properti sulit dijangkau, mempengaruhi saham terkait dan pengeluaran konsumen. Aktivitas IPO dan M&A juga melambat, berdampak pada bank besar. Namun, Cramer mengingatkan bahwa hambatan saat ini bisa berubah menjadi peluang, terutama jika ketegangan geopolitik mereda, yang dapat memicu reli pasar yang kuat.
Sementara Jim Cramer menyoroti kondisi pasar yang membeku sehingga memperlambat saham, LOW diperdagangkan di Pluang pada harga USD 184,50 per 1 Oktober 2026 pukul 06.31 WIB, turun 1,51% dalam sehari. Kapitalisasi pasarnya mencapai $105,06 miliar, berbanding dengan hasil dividen 2,67%, yang mungkin menarik bagi investor yang fokus pada pendapatan meskipun menghadapi tantangan pasar saat ini. Gambaran ini menunjukkan bagaimana beberapa saham sektor konsumer siklikal menghadapi lingkungan yang sulit seperti yang dijelaskan Cramer.