
Kaplan Fox & Kilsheimer LLP mengajukan gugatan class action terhadap GoDaddy Inc., menuduh perusahaan membuat pernyataan palsu dan menyesatkan tentang strategi pertumbuhan pelanggan dan pemesanan. Gugatan menyebut GoDaddy menjalankan promosi kontrak jangka pendek dengan nilai lebih kecil, yang menyebabkan perlambatan pertumbuhan total pemesanan pada akhir 2025. Saat GoDaddy mengungkap hal ini pada Februari 2026, harga sahamnya turun lebih dari 14%, memicu investor menuntut ganti rugi. Kasus ini masih berjalan dengan batas waktu 60 hari bagi investor untuk bergabung sebagai penggugat utama.