
Analis JPMorgan menyatakan masa depan harga minyak sulit diprediksi karena konflik Iran, sehingga sulit membuat perkiraan dasar. Meski ada penyangga pasar yang mencegah lonjakan harga tajam, volatilitas mulai meningkat. Analis investasi Dilantha De Silva menyarankan investor untuk hati-hati mencari peluang di saham energi dengan menggunakan sistem peringkat berdasarkan potensi keuntungan dan perlindungan risiko. Pendekatan hati-hati ini mencerminkan ketidakpastian skenario akhir pasar minyak saat ini.
Saham energi seperti Suncor Energy Inc. (SU) menunjukkan minat beli yang hati-hati dengan 100% pesanan beli di Pluang. SU diperdagangkan pada harga USD 68,08, turun 0,83% hari ini, dengan hasil dividen sebesar 2,53%. Data ini berlaku per 25 September 2026 pukul 22.21 WIB.