
Jepang bersiap menyetujui ETF Bitcoin pertama pada 2028 setelah perubahan regulasi yang menganggap aset kripto sebagai produk investasi keuangan. Manajer aset besar seperti SBI Securities dan Rakuten Securities tengah mengembangkan dana kripto, sementara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merevisi aturan agar ETF dapat memegang kripto secara langsung. Investor ritel diperkirakan menjadi pendorong utama permintaan dengan potensi dana masuk mencapai ¥3 triliun pada 2028. Minat institusional mulai tumbuh meski masih terbatas, dengan beberapa dana pensiun mulai mengalokasikan sebagian kecil ke kripto. Jadwal peluncuran bergantung pada kerangka regulasi dan aturan pencatatan akhir, namun Jepang semakin dekat dengan peluncuran ETF Bitcoin domestik.