Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Harga rumah AS naik 1,9% YoY Juli 2026 meski turun riil 14 bulan akibat inflasi.

Berita Pasar
29 Sep 2026
PRNewsWire
Lihat Sumber
Netral
Harga rumah AS naik 1,9% YoY Juli 2026 meski turun riil 14 bulan akibat inflasi.

Indeks Harga Rumah Nasional AS S&P Cotality Case-Shiller naik 1,9% secara tahunan pada Juli 2026, naik dari 1,6% pada Juni, menunjukkan kenaikan harga rumah nominal meski turun riil selama 14 bulan berturut-turut karena inflasi lebih tinggi dari kenaikan harga rumah. Inflasi mencapai 3,4%, menurunkan daya beli rumah. Secara regional, Chicago memimpin dengan kenaikan 6,9%, sementara Seattle turun 1,6%, menandakan perbedaan tajam antara pasar Timur dan Barat. Penyesuaian musiman menunjukkan faktor musiman menekan harga pada Juli, dan inflasi inti tanpa energi naik moderat 2,5%, lebih berdampak pada keterjangkauan rumah dibanding lonjakan harga energi.

Laporan Indeks S&P Cotality Case-Shiller Juli 2026 tentang perubahan harga rumah di AS memberikan konteks tren pasar properti. Bagi pembaca yang mengikuti saham properti AS, berikut gambaran pasar di Pluang per 29 September 2026 pukul 18.51 WIB: dari 26 saham sektor Real Estate yang diperdagangkan, 17 naik dan 8 turun. Saham yang menonjol antara lain ONL (Orion Office REIT Inc) di harga USD 2,67 naik 6,37% dengan aktivitas beli 100%, IIPR (Innovative Industrial Properties Inc) di USD 56,20 naik 1,79%, dan AIV (Apartment Investment and Management Co) di USD 2,17 naik 1,64%, semuanya dengan aktivitas beli eksklusif di Pluang.

Berita Lainnya

Dana Infrastruktur Energi Kayne Anderson beri hasil 8,1% dengan pertumbuhan NAV kuat tapi diperdagangkan diskon 12,13%.

Dana Infrastruktur Energi Kayne Anderson beri hasil 8,1% dengan pertumbuhan NAV kuat tapi diperdagangkan diskon 12,13%.

Dana Infrastruktur Energi Kayne Anderson (KYN) adalah dana tertutup yang fokus pada infrastruktur energi Amerika Utara, khususnya perusahaan midstream. Dana ini diperdagangkan dengan diskon 12,13% dari nilai aset bersih (NAV) dan menawarkan hasil 8,1...

Ulasan Analis
Bullish
4 jam lalu
Komite Pengawasan AS perluas penyelidikan ke Hyperliquid dan Crypto.com terkait dugaan insider trading

Komite Pengawasan AS perluas penyelidikan ke Hyperliquid dan Crypto.com terkait dugaan insider trading

Komite Pengawasan AS memperluas penyelidikannya terkait insider trading di pasar prediksi dengan memasukkan Hyperliquid dan Crypto.com. Fokus penyelidikan adalah bagaimana platform ini mengelola verifikasi identitas, pembatasan geografis, dan pemanta...

Berita Pasar
Bearish
4 jam lalu
Harga emas naik lebih dari 1% setelah lowongan kerja AS turun ke level terendah sejak Mei

Harga emas naik lebih dari 1% setelah lowongan kerja AS turun ke level terendah sejak Mei

Lowongan kerja di AS turun menjadi 7,08 juta pada Agustus, terendah sejak Mei dan di bawah perkiraan, menandakan pasar tenaga kerja yang melambat. Penurunan permintaan tenaga kerja ini mendorong harga emas naik lebih dari 1%, karena investor memperki...

Berita Pasar
Bullish
4 jam lalu
Sentora ajukan pasar Aave V4 dengan bagi hasil 50% untuk Aave DAO

Sentora ajukan pasar Aave V4 dengan bagi hasil 50% untuk Aave DAO

Sentora, platform DeFi institusional, mengajukan proposal untuk mengelola pasar pinjaman yang dikurasi secara mandiri di Aave V4 dengan pembagian pendapatan 50/50 bersama Aave DAO. Jika disetujui, Sentora akan mengatur pemilihan agunan, parameter ris...

Fundamental Protokol
Bullish
4 jam lalu
Saham Netflix direkomendasikan beli oleh Deutsche Bank jelang hasil Q3, meski ada perdebatan soal pertumbuhan dan harga.

Saham Netflix direkomendasikan beli oleh Deutsche Bank jelang hasil Q3, meski ada perdebatan soal pertumbuhan dan harga.

Deutsche Bank menaikkan rekomendasi saham Netflix dari tahan menjadi beli, menilai saham ini undervalued dengan valuasi 18 kali laba 2027 dan potensi pertumbuhan internasional yang kuat. Jim Cramer mendukung pandangan ini dengan menyoroti pasar yang ...

Berita Pasar
Bullish
4 jam lalu
banner-footerbanner-footer

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi #1