
Halliburton diperkirakan melaporkan EBITDA disesuaikan kuartal ketiga sebesar $1,03 miliar, sesuai dengan ekspektasi analis. Pendapatan diperkirakan mencapai $5,58 miliar, dengan laba per saham disesuaikan sedikit di bawah perkiraan, yaitu $0,58. Kuartal ini menghadapi tantangan modal kerja akibat pembayaran awal terkait migrasi SAP dan biaya mobilisasi yang lebih tinggi karena pemindahan kru frac ke Arab Saudi dan Argentina. UBS memperkirakan pertumbuhan pendapatan yang moderat dan peningkatan EBITDA pada kuartal keempat, didorong oleh faktor musiman dan aktivitas baru di Timur Tengah serta Amerika Utara. Halliburton juga menandatangani nota kesepahaman untuk kembali ke Venezuela, yang berpotensi mempercepat bisnis di sana. UBS menaikkan sedikit perkiraan EBITDA 2027 dan 2028 serta mempertahankan target harga $42.
Kapitalisasi pasar Halliburton mencapai $27,37 miliar dengan hasil dividen sebesar 2,07% per 24 September 2026 pukul 03.21 WIB. Harga saham di Pluang tercatat $32,94, turun 1,35% dalam satu hari terakhir, dengan volume perdagangan sebanyak 11.764.744 saham. Meski harga saham turun, aktivitas order di Pluang menunjukkan minat beli yang kuat sebesar 99%, menandakan kepercayaan investor terhadap prospek perusahaan di tengah pembaruan operasional.