Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Investigasi terhadap CVRx terkait penyelidikan DOJ dan masalah penjualan yang picu penurunan saham

Berita Pasar
01 Okt 2026
PRNewsWire
Lihat Sumber
Bearish
Investigasi terhadap CVRx terkait penyelidikan DOJ dan masalah penjualan yang picu penurunan saham

Hagens Berman membuka investigasi terhadap CVRx Inc. setelah adanya Permintaan Investigasi Sipil dari Departemen Kehakiman AS terkait dugaan klaim palsu dan suap dalam pemasaran perangkat Barostim untuk gagal jantung. Perusahaan juga mengumumkan pemotongan panduan pendapatan 2026, gangguan tenaga penjualan, dan penurunan tajam persetujuan Medicare Advantage. Masalah ini menyebabkan harga saham turun 59% dan pemecatan mendadak Chief Revenue Officer CVRx. Investigasi akan menelusuri apakah CVRx menyesatkan investor tentang kondisi penjualan dan penggantian biaya serta kaitan penyelidikan DOJ dengan pemecatan CRO.

Berita tentang CVRx Inc. yang mengalami penurunan saham sebesar 59%. Bagi pembaca yang mengikuti sektor kesehatan, berikut gambaran pasar di Pluang per 1 Oktober 2026 pukul 23.41 WIB: dari 100 saham kesehatan AS yang diperdagangkan, 22 naik dan 78 turun. Bio-Rad Laboratories (BIO) diperdagangkan pada USD 362,41 turun 4,05% dengan waktu tahan rata-rata 58 hari, Regeneron Pharmaceuticals (REGN) pada USD 728,69 turun 3,90% dengan waktu tahan lebih lama 106 hari, dan Canopy Growth Corp (CGC) pada USD 0,87 turun 3,35% dengan waktu tahan lebih singkat 39 hari. Aktivitas order Pluang menunjukkan minat beli kuat pada BIO dan REGN dengan 100% order beli, sedangkan CGC memiliki 92% order beli.

Berita Lainnya

Piper Sandler tetapkan target harga $16 untuk V.F. Corp. meski laba dan pendapatan diperkirakan turun.

Piper Sandler tetapkan target harga $16 untuk V.F. Corp. meski laba dan pendapatan diperkirakan turun.

Piper Sandler menetapkan target harga $16 untuk V.F. Corp., menunjukkan potensi kenaikan 12,2% dari harga saat ini sekitar $14,27. Analis memperkirakan penurunan laba per saham menjadi $0,51 dan pendapatan menjadi $2,70 miliar, turun masing-masing 1,...

Ulasan Analis
Netral
2 jam lalu
Raymond James naikkan target harga e.l.f. Beauty ke $117 seiring ekspansi ritel besar di Eropa.

Raymond James naikkan target harga e.l.f. Beauty ke $117 seiring ekspansi ritel besar di Eropa.

Raymond James menaikkan target harga e.l.f. Beauty dari $100 menjadi $117, mencerminkan ekspansi ritel besar merek tersebut. Merek rhode milik e.l.f. Beauty akan hadir di lebih dari 500 toko Sephora di 19 pasar Eropa baru, menandai kehadiran ritel pe...

Ulasan Analis
Bullish
3 jam lalu
Beneficient hadapi sengketa utang dan pengawasan hukum jelang laporan keuangan Q3 2026.

Beneficient hadapi sengketa utang dan pengawasan hukum jelang laporan keuangan Q3 2026.

Beneficient akan melaporkan hasil keuangan Q3 2026 pada 5 Oktober dengan perkiraan laba $0,97 per saham dan pendapatan $13,1 juta. Perusahaan menghadapi sengketa terkait utang dan kepemilikan saham yang dianggap palsu terkait HCLP Nominees dan mantan...

Fundamental Perusahaan
Bearish
3 jam lalu
Robinhood perluas fitur trading, analis beri target harga bullish $170.

Robinhood perluas fitur trading, analis beri target harga bullish $170.

Robinhood Markets memperluas platformnya dengan fitur baru seperti Robinhood Agents berbasis AI, crypto perpetual futures, kontrak pendapatan, dan alat investasi sosial. Perusahaan berencana menawarkan trading 24/7 untuk saham dan ETF AS tertentu, se...

Ulasan Analis
Bullish
4 jam lalu
Gugatan class action diajukan terhadap Celsius Holdings terkait risiko jantung yang tidak diungkapkan.

Gugatan class action diajukan terhadap Celsius Holdings terkait risiko jantung yang tidak diungkapkan.

Firma hukum Rosen mengajukan gugatan class action atas nama investor yang membeli saham Celsius Holdings antara Februari 2025 hingga Juni 2026. Gugatan menuduh Celsius tidak mengungkapkan risiko jantung terkait produk Alani Nu, terutama pemasaran ke ...

Berita Pasar
Bearish
4 jam lalu
banner-footerbanner-footer

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi #1