
Goodyear Tire & Rubber Company menjalankan strategi 'shrink-to-grow' dengan fokus pada ban kendaraan listrik (EV) premium berukuran 18 inci ke atas untuk memperbesar margin keuntungan. Perusahaan merestrukturisasi operasi, termasuk menutup pabrik Fayetteville dan menggeser produk ke segmen dengan margin lebih tinggi guna memanfaatkan pasar penggantian EV yang berkembang. Perubahan regulasi seperti larangan PFAS, gangguan pasokan karet alam, serta kemitraan teknologi dengan SightLine dan Nvidia menciptakan keunggulan kompetitif dan peluang pendapatan baru. Meskipun menghadapi tantangan seperti utang sebesar $8,2 miliar dan tekanan biaya bahan baku, likuiditas kuat, penghematan biaya, dan kemampuan menetapkan harga premium mendukung prospek pemulihan arus kas positif pada 2028.
Perubahan strategi Goodyear ke ban EV premium terlihat saat sahamnya diperdagangkan di harga USD 5,11 di Pluang, naik tipis 0,79% pada 26 September 2026 pukul 04.21 WIB. Dengan kapitalisasi pasar sebesar $1,46 miliar dan rentang harga 52 minggu antara $5,02 hingga $10,54, minat investor tetap tinggi dengan 100% pesanan beli dan waktu tahan rata-rata 57 hari. Aktivitas perdagangan ini menunjukkan sikap hati-hati namun optimis dari pengguna Pluang terhadap potensi kebangkitan Goodyear.