
Goldman Sachs mempertahankan rekomendasi Jual untuk JetBlue dan menurunkan target harga dari $4,50 menjadi $4,00 karena tantangan operasional seperti cuaca buruk dan kenaikan biaya bahan bakar. JetBlue menurunkan proyeksi pertumbuhan kapasitas kuartal ketiga, mencerminkan kesulitan dalam memperluas kapasitas penumpang. Harga minyak yang tinggi akibat ketegangan geopolitik, termasuk perang di Iran, menekan profitabilitas maskapai meski permintaan perjalanan tetap kuat. Kondisi ini menunjukkan tekanan keuangan yang berkelanjutan bagi JetBlue dan industri penerbangan secara umum.