
Saham tenaga surya seperti Enphase Energy, First Solar, dan Sunrun turun 4-5% setelah kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve yang meningkatkan biaya pinjaman. Enphase Energy yang bergantung pada pembiayaan rumah tangga terkena dampak karena kenaikan suku bunga mengurangi permintaan sistem tenaga surya dari pemilik rumah. Penurunan ini terjadi saat pasar saham lebih luas relatif stabil, menunjukkan sensitivitas sektor tenaga surya terhadap kondisi makroekonomi, bukan berita perusahaan. Investor disarankan berhati-hati dan memantau ETF Solar Invesco untuk arah selanjutnya, karena prospek sektor sangat bergantung pada pergerakan suku bunga di masa depan.
Setelah kenaikan suku bunga Federal Reserve baru-baru ini, saham energi surya seperti Enphase Energy, First Solar, dan Sunrun mengalami penurunan signifikan. Di Pluang, Enphase Energy diperdagangkan pada harga USD 34,60 dengan penurunan 3,94%, sementara First Solar berada di harga USD 192,79 turun 4,16% per 19 September 2026 pukul 00.11 WIB. Meski turun, aktivitas beli pengguna Pluang tetap kuat, dengan pesanan Enphase dan Sunrun mencapai 100% beli.