
Sejak serangan AS dan Israel ke Iran pada Februari 2026, ETF Breakwave Dry Bulk Shipping melonjak 1.168% karena gangguan pengiriman minyak di Selat Hormuz. Sementara itu, emas yang biasanya jadi aset aman saat perang justru turun 17,57%. Perbedaan ini menunjukkan bagaimana peristiwa geopolitik bisa sangat memengaruhi pasar khusus seperti pengiriman barang, di mana tarif angkut naik tajam akibat kelangkaan kapal. Investor perlu ingat bahwa kenaikan ETF ini terkait risiko geopolitik spesifik dan bisa berbalik cepat, sehingga lebih cocok untuk spekulasi daripada lindung nilai stabil.