
Lima saham dengan dividen tinggi setelah harga saham turun—seperti Prospect Capital dengan yield 26% setelah turun 30%—justru bisa menandakan tekanan keuangan, bukan nilai bagus. Indikator seperti cakupan pembayaran, arus kas bebas, dan laba menunjukkan dividen ini mungkin tidak berkelanjutan, dengan perusahaan seperti Hormel Foods dan Polaris menghadapi kekurangan laba dibanding dividen. Investor harus waspada terhadap potensi pemotongan dividen karena laba dan arus kas yang menurun bisa memaksa pengurangan, menjadikan yield tinggi sebagai tanda peringatan, bukan hadiah. Analisis keuangan yang cermat penting sebelum mengejar yield ini.
Per 15 Oktober 2026 pukul 22.31 WIB, Prospect Capital Corporation (PSEC) diperdagangkan pada harga USD 1,65 dengan hasil dividen 26,42% dan kenaikan harga harian sebesar 3,12% di Pluang. Hormel Foods Corp (HRL) berada di harga USD 20,36 dengan hasil dividen 5,91% dan kenaikan 2,78% dalam satu hari terakhir. Meskipun artikel menyebut hasil dividen tinggi, data Pluang menunjukkan minat beli yang kuat pada PSEC dengan 98% pesanan beli, menandakan keterlibatan investor yang aktif pada saham-saham ini.