
Caterpillar mencatat penjualan kuartalan rekor $20 miliar dan menaikkan dividen dari $1,51 menjadi $1,63, didukung permintaan kuat di sektor pembangkit listrik dan konstruksi. Exxon Mobil melaporkan laba dan arus kas yang kuat, tapi belanja modalnya tinggi sehingga membatasi pertumbuhan dividennya meski sudah menaikkan dividen selama 43 tahun berturut-turut. Yield Caterpillar 0,75% lebih rendah dibanding Exxon 2,58%, tapi Caterpillar punya ruang lebih besar untuk menaikkan dividen karena pertumbuhan dan belanja modal yang lebih rendah. Investor yang mengincar pertumbuhan dividen mungkin memilih Caterpillar, sementara yang fokus pada pendapatan stabil bisa memilih Exxon.
Kenaikan dividen Caterpillar terjadi saat sahamnya diperdagangkan di harga USD 798,00 di Pluang, turun 1,73% pada 24 September 2026 pukul 20.42 WIB, dengan hasil dividen 0,8%. Exxon Mobil, yang menawarkan hasil dividen lebih tinggi sebesar 2,56%, diperdagangkan pada harga USD 163,72 dan naik 1,51% dalam periode yang sama. Di Pluang, Caterpillar mendapat minat beli penuh sementara Exxon memiliki 72% pesanan beli, mencerminkan preferensi investor yang berbeda antara strategi pertumbuhan dan pendapatan.