Home/Umpan Berita/Carnival pangkas proyeksi laba akibat kenaikan biaya bahan bakar dan harga yang melemah jelang hasil Q3. Carnival Corp menghadapi tantangan dari kenaikan harga bahan bakar dan pelemahan harga tiket, sehingga Jefferies menurunkan estimasi laba sebelum hasil Q3 pada 29 September. Biaya bahan bakar naik tajam, dengan Brent crude naik 33% sejak Juni, dan Carnival belum melakukan lindung nilai terhadap kenaikan ini. Jefferies menurunkan proyeksi pendapatan dan EPS untuk 2026 dan 2027 namun mempertahankan rekomendasi 'beli', karena tingkat okupansi yang kuat sedikit mengimbangi tekanan harga. Target harga juga diturunkan ke $33 karena volatilitas laba yang meningkat dan valuasi yang lebih rendah.
Saham Carnival Corp diperdagangkan pada harga USD 21,83 di Pluang per 24 September 2026 pukul 02.21 WIB, turun 2,02% dalam sehari. Meskipun Jefferies menurunkan estimasi laba dan target harga, investor Pluang menunjukkan minat beli penuh dengan 100% pesanan beli dan tanpa aktivitas jual. Kapitalisasi pasar saham ini mencapai $30,52 miliar dengan hasil dividen 2,02%, menunjukkan keterlibatan investor menjelang hasil kuartal ketiga pada 29 September.