
Bittensor (TAO), aset blockchain terkait AI, melonjak 45% dalam 24 jam setelah memantul dari zona support penting di antara $211,7 dan $215,4. Pergerakan harga ini menunjukkan potensi kenaikan lebih lanjut menuju kisaran $250–$270 jika pola sebelumnya terulang. Namun, indikator bearish seperti Money Flow Index yang melemah dan Funding Rate negatif menunjukkan permintaan belum cukup kuat untuk mendukung reli, sehingga risiko penurunan harga tetap ada. Trader disarankan berhati-hati karena momentum aset masih belum pasti meski terjadi lonjakan baru-baru ini.
Setelah lonjakan 45% TAO yang disorot dalam berita, di Pluang token ini diperdagangkan pada harga Rp4.002.214 dengan kenaikan 1 hari sebesar 4,72% per 17 September 2026 pukul 18.31 WIB. Kapitalisasi pasar mencapai Rp46,34 triliun, dan volume perdagangan 24 jam sebesar Rp3,49 triliun. Aktivitas order di Pluang menunjukkan minat beli sebesar 59%, dengan waktu tahan rata-rata 44 hari, menandakan keterlibatan investor yang sedang.