Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bitcoin turun 2,3% karena imbal hasil Treasury naik dan pasar saham melemah meski ada aliran dana ETF.

Berita Pasar
29 Sep 2026
Tokenpost
Lihat Sumber
Bearish
Bitcoin turun 2,3% karena imbal hasil Treasury naik dan pasar saham melemah meski ada aliran dana ETF.

Bitcoin turun 2,3% dalam seminggu terakhir ke level $83.876,47 akibat kenaikan imbal hasil Treasury AS dan penurunan indeks saham utama yang menekan aset berisiko. Imbal hasil Treasury 10 tahun sempat mencapai 5,27% sebelum ditutup di 5,23%, menyusul kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve dan kekhawatiran inflasi yang berlanjut. Meski harga turun, ETF Bitcoin spot AS mencatat aliran dana bersih sekitar $2,39 miliar dari 21 hingga 25 September, meski aliran dana harian melambat. Ini menunjukkan koreksi pasar setelah pembelian ETF yang kuat, namun belum ada pergeseran jelas dari produk investasi Bitcoin.

Konteks pasar terbaru Bitcoin mencakup hasil obligasi AS 10-tahun yang ditutup pada 5,23%, dengan Bitcoin turun 2,3% selama pekan lalu ke level $83.876,47. Bagi pembaca yang mengikuti tren kripto, berikut gambaran pasar di Pluang per 29 September 2026 pukul 16.02 WIB: dari 50 kripto utama yang diperdagangkan, 33 naik dan 15 turun hari ini. Pergerakan signifikan termasuk LINK (Chainlink) naik 12,00% di Rp274.793 dengan waktu tahan rata-rata 63 hari dan aktivitas order 40% jual / 60% beli, BAL (Balancer) naik 11,14% di Rp16.297 dengan waktu tahan rata-rata 85 hari, serta ONE (Harmony) turun 10,79% di Rp42 dengan waktu tahan rata-rata 152 hari dan aktivitas order 34% jual / 66% beli.

Berita Lainnya

Bitcoin berpotensi raih kenaikan tiga bulan berturut-turut, pecahkan tren negatif September selama satu dekade.

Bitcoin berpotensi raih kenaikan tiga bulan berturut-turut, pecahkan tren negatif September selama satu dekade.

Bitcoin diperkirakan akan menutup September dengan kenaikan sekitar 7% setelah naik 25% di Agustus, menjadi September positif pertama setelah Agustus positif sejak 2013. Ini akan menjadi kenaikan tiga bulan berturut-turut dari Juli hingga September d...

Berita Pasar
Bullish
4 jam lalu
Open interest Ether di Hyperliquid lampaui Bitcoin, total derivatif capai rekor $18 miliar.

Open interest Ether di Hyperliquid lampaui Bitcoin, total derivatif capai rekor $18 miliar.

Open interest Ether (ETH) di platform perpetual terdesentralisasi Hyperliquid melampaui Bitcoin (BTC), dengan ETH sekitar $3,02 miliar dibandingkan BTC $2,8 miliar. Perubahan ini menunjukkan dominasi Ether yang meningkat dalam perdagangan derivatif d...

Berita Pasar
Bullish
4 jam lalu
Bitcoin turun 1,8% ke $83.000 karena ketegangan AS-Iran dan harga minyak naik

Bitcoin turun 1,8% ke $83.000 karena ketegangan AS-Iran dan harga minyak naik

Bitcoin turun sekitar 1,8% ke sekitar $83.000 setelah Presiden AS Trump menolak proposal Iran untuk menghentikan permusuhan, memicu ketegangan geopolitik. Hal ini menyebabkan harga minyak Brent naik di atas $100 per barel, dolar AS menguat, dan imbal...

Berita Pasar
Bearish
4 jam lalu
ETF Bitcoin AS catatkan arus masuk $31 juta saat harga mendekati $84.000 di tengah perdagangan volatil.

ETF Bitcoin AS catatkan arus masuk $31 juta saat harga mendekati $84.000 di tengah perdagangan volatil.

ETF Bitcoin spot AS melanjutkan tren arus masuk positif pada 28 September dengan total $31 juta saat harga Bitcoin berfluktuasi di sekitar level $84.000. BlackRock iShares Bitcoin Trust memimpin dengan arus masuk $54,8 juta, diikuti oleh Grayscale Bi...

Berita Pasar
Bullish
4 jam lalu
Saham Tekcapital turun 15% setelah penempatan saham senilai £550.000 dengan diskon 22%

Saham Tekcapital turun 15% setelah penempatan saham senilai £550.000 dengan diskon 22%

Saham Tekcapital turun lebih dari 15% setelah menerbitkan 24 juta saham baru dengan harga 2,25p, diskon 22% dari harga penutupan sebelumnya, mengumpulkan £550.000 untuk memperkuat neraca dan mendanai investasi. Total saham akan bertambah menjadi lebi...

Berita Pasar
Bearish
4 jam lalu
banner-footerbanner-footer

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi #1