
Conagra Brands menghadapi penurunan berkelanjutan pada margin, penjualan, dan laba, dengan panduan tahun fiskal 2027 yang menunjukkan kondisi memburuk. CEO baru John Brase memangkas dividen menjadi 4,3% untuk membebaskan modal guna mengurangi utang, berinvestasi pada merek inti, dan meningkatkan produktivitas. Perusahaan berencana melepas merek non-inti dan menyederhanakan operasi, dengan target rasio leverage bersih 3,0, meskipun leverage diperkirakan naik menjadi 4,0 pada tahun fiskal 2027. Langkah ini bertujuan menstabilkan perusahaan setelah harga saham turun sekitar 60% dalam 45 bulan terakhir akibat tantangan keuangan yang berkepanjangan.