
Riset JLL menunjukkan dampak AI pada properti di AS tidak merata; pasar dengan perubahan pekerjaan akibat AI justru mengalami permintaan tinggi dari perusahaan AI. AI tidak hanya menggantikan pekerjaan tapi juga menciptakan dan meningkatkan peran baru, menyebabkan tren properti berbeda antar wilayah dan industri. Kota seperti San Francisco mencatat sewa tinggi dari perusahaan AI meski risiko kehilangan pekerjaan besar, menegaskan bahwa kemampuan beradaptasi dan kombinasi talenta lebih menentukan keberhasilan properti daripada sekadar risiko. Investor dan pengguna ruang harus fokus pada sinyal pasar dan tenaga kerja yang dinamis untuk menghadapi perubahan ini.