Home/Umpan Berita/Investor AbbVie untung besar saat beli saham di masa pesimis, bukan saat kabar obat baru. Performa saham AbbVie menunjukkan investor yang membeli saat pasar pesimis, seperti setelah penurunan saham Allergan pada 2019, mendapatkan keuntungan lebih besar dibanding yang beli saat kabar persetujuan obat positif. Misalnya, beli saham AbbVie setelah persetujuan Rinvoq saat penurunan pasar memberikan hasil lebih baik daripada beli setelah persetujuan Skyrizi. Meskipun kabar baik menaikkan harga saham, titik masuk terbaik sering kali saat ketidakpastian atau ketakutan. AbbVie juga secara konsisten mengungguli S&P 500 dalam berbagai periode waktu, dan peluncuran produk baru seperti Skyrizi injeksi untuk penyakit Crohn bisa memengaruhi kinerja ke depan. Investor disarankan memperhatikan harga beli karena lebih berpengaruh daripada lama memegang saham untuk hasil maksimal.
AbbVie diperdagangkan mendekati harga tertinggi 52 minggunya di USD 265,60, hanya sedikit di bawah puncak USD 266,40, per 6 Oktober 2026 pukul 19.45 WIB. Meskipun turun tipis 0,06% dalam 1 hari, saham ini tetap menarik minat investor dengan 80% pesanan di Pluang adalah beli. Imbal hasil dividen 2,6% dan waktu tahan rata-rata 94 hari di Pluang menunjukkan keterlibatan yang stabil dibandingkan harga terendah 52 minggu sebesar USD 197,38, menegaskan pentingnya waktu masuk yang tepat seperti yang dibahas dalam berita.