
Enam perusahaan dengan dividen tinggi berisiko memangkas pembayaran karena mengandalkan penjualan aset untuk membiayai dividen, yang tidak berkelanjutan dalam jangka panjang. Perusahaan seperti Icahn Enterprises, Whirlpool, VF Corp, Newell Brands, dan Pitney Bowes mengalami penurunan kas dan arus kas operasi, membuat kelangsungan dividen tidak pasti. Setiap penjualan mengurangi aset perusahaan, dan tanpa arus kas bebas yang cukup, dividen bisa dipotong. Investor sebaiknya memantau arus kas operasi dan menganggap penjualan aset sebagai solusi sementara, bukan permanen.
VF Corp, salah satu perusahaan yang disebutkan, memiliki kapitalisasi pasar sebesar $5,67 miliar dan hasil dividen sebesar 2,5% per 29 September 2026 pukul 19.45 WIB di Pluang. Harga sahamnya berada di USD 14,42 tanpa perubahan dalam satu hari terakhir, dengan volume perdagangan mencapai 12.661.688 saham. Data Pluang menunjukkan aktivitas order seimbang dengan 50% Jual dan 50% Beli, menandakan sentimen investor yang beragam meskipun ada kekhawatiran mengenai keberlanjutan dividen.