
Beban kerja kecerdasan buatan mempercepat pertumbuhan permintaan listrik di AS hingga satu dekade, meningkatkan minat pada tenaga nuklir sebagai sumber energi andal. Departemen Energi memperkirakan pusat data akan menyerap hingga 12% listrik AS pada 2028. Operator nuklir utama seperti Constellation Energy, Vistra, dan NextEra Energy memanfaatkan tren ini dengan kontrak jangka panjang dari hyperscaler dan rencana restart nuklir. Masing-masing memiliki strategi berbeda: Constellation fokus pada nuklir murni, Vistra gabungkan nuklir dan gas serta bermitra dengan NVIDIA, dan NextEra mengandalkan pipeline pelanggan besar serta restart nuklir. Investor perlu memantau perkembangan regulasi dan pengumuman kontrak untuk sinyal pertumbuhan berikutnya.