Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Fitur Proarrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

Blog

Kamu Bakal Auto Cuan Kalau Koleksi 4 Saham Terbaik S&P 500 Ini!
shareIcon

Kamu Bakal Auto Cuan Kalau Koleksi 4 Saham Terbaik S&P 500 Ini!

26 Jan 2021, 5:32 AM·READING_TIME
shareIcon
Kategori
Kamu Bakal Auto Cuan Kalau Koleksi 4 Saham Terbaik S&P 500 Ini!

Tahun lalu, para investor jangka panjang mengernyitkan dahi sepanjang tahun melihat indeks saham yang memerah. Pandemi COVID-19 yang tidak diprediksi sebelumnya membuat para investor lebih berhati-hati mengamankan saham terbaik mereka. Kepanikan pengamat saham ini memuncak pada nilai S&P 500 yang kehilangan hingga 34% dari nilainya hanya dalam 33 hari selama kuartal pertama tahun lalu.

Namun, tentunya investor jangka panjang telah mempelajari pergerakan saham setahun terakhir ini. Mereka tetap menaruh kepercayaan pada indeks yang melacak 500 perusahaan AS dan multinasional terbesar secara historis ini. Apalagi, indeks S&P 500 menunjukkan sejumlah pertumbuhan luar biasa dan memiliki saham yang bernilai oke.

Lantas, saham-saham S&P 500 apa saja yang bernilai baik dan bisa dipertimbangkan untuk dibeli awal tahun ini?

Baca juga: Loncat 93% di Dua Tahun Terakhir, Saham Facebook Diramal Ngegas Tahun Ini

1. DexCom

Saham perusahaan di bidang kesehatan adalah tempat yang sangat baik untuk dana investor di saat pandemi ini. Lagipula, terlepas dari situasi saat ini, orang-orang juga tidak tahu kapan atau bagaimana mereka akan sakit. Karenanya, saham perusahaan DexCom (NASDAQ: DXCM) dapat memperoleh permintaan tetap dalam situasi ekonomi apa pun. Alasan yang baik menjadikannya saham terbaik untuk ada dalam daftar pembelian, kan?

DexCom adalah pengembang (developer) sistem pemantauan glukosa berkelanjutan (CGM) untuk penderita diabetes. Sensor subkutan DexCom dapat berkomunikasi lancar dengan perangkat nirkabel pilihan pasien, sehingga memberikan pembacaan kadar glukosa darah secara real-time. Berbagai generasi perangkat DexCom juga dapat berkomunikasi dengan pompa insulin tertentu untuk memberikan keseimbangan glikemik yang optimal.

Sekitar 10,5% dari populasi AS menderita diabetes (34,2 juta orang), sementara sebanyak 88 juta orang dewasa AS menunjukkan gejala pradiabetes. Memang sangat disayangkan melihat kedua angka ini bertumbuh. Namun, pertumbuhan ini mewakili gambaran peluang yang semakin luas untuk DexCom.

Investor dapat mengharapkan tingkat pertumbuhan 20% berkelanjutan di masa depan untuk saham perusahaan ini.

2. Facebook

Perusahaan-perusahaan terbesar Wall Street biasanya memiliki valuasi yang besar karena peluang pertumbuhan mereka yang signifikan. Ini salah satu alasan yang menjadikan saham Facebook (NASDAQ: FB) sebagai saham terbaik dan salah satu saham terbesar di indeks S&P 500.

Sebagai perusahaan media sosial terbesar di dunia, Facebook menghadapi kritik dari waktu ke waktu. Namun, pikirkan sejenak: Dari mana lagi pengiklan dapat memperoleh publisitas ke 2,74 miliar pengguna aktif bulanan? Belum lagi jika memperhitungkan aset milik Facebook lainnya, seperti Instagram dan WhatsApp, dengan pengguna aktif hingga 3,2 miliar orang per bulannya.

Facebook diperkirakan telah menghasilkan US$84 miliar dalam penjualan pada 2020. Meskl sulit untuk dipercaya, nyatanya angka ini baru mencerminkan babak awal pertumbuhan Facebook. Perusahaan ini juga terlibat dalam proyek inovatif yang dirancang untuk diversifikasi aliran pendapatannya di luar periklanan. Ini menawarkan potensi pertumbuhan jangka pendek dan jangka panjang yang gila-gilaan bagi investor.

Baca juga: Cara Investasi Emas yang Menguntungkan, Bagaimana Caranya?

Banner Blog Pluang

3. MasterCard

Salah satu cara termudah bagi investor untuk jadi kaya di tahun baru ini adalah menaruh dana mereka untuk perusahaan raksasa fasilitasi pembayaran seperti Mastercard (NYSE: MA).

Logikanya di sini cukup sederhana. Fasilitator pembayaran seperti Mastercard menghasilkan biaya merchant berdasarkan volume pembayaran yang melintasi jaringan mereka.

Saat ekonomi berkembang, bisnis dan konsumen cenderung membelanjakan uangnya lebih banyak. Dan saat resesi melanda, pengeluaran biasanya turun. Yang penting untuk diperhatikan adalah bahwa periode ekspansi cenderung berlangsung lebih lama secara signifikan daripada periode kontraksi.

MasterCard sendiri sebagai salah satu saham terbaik dalam indeks S&P 500 yang agak terlindung dari aspek negatif resesi. Meski tidak mengantongi pendapatan bunga selama periode ekspansi, perusahaan ini tidak terpapar dampak negatif dari tunggakan pinjaman selama resesi. Itulah mengapa, margin keuntungan MasterCard termasuk yang paling menarik di industri jasa keuangan.

4. Broadcom

Saham S&P 500 yang kuat lainnya adalah pembuat chip Broadcom (NASDAQ: AVGO). Eits, tapi jangan khawatir dengan harga saham Broadcom yang memang relatif tinggi.

Broadcom memang akan mendapatkan keuntungan yang sangat besar dari perpindahan ke 5G.  Ini diharapkan dapat mengarah pada siklus peningkatan perusahaan tersebut selama beberapa tahun ke depan.

Sekitar tiga perempat dari penjualan Broadcom berasal dari chip nirkabel dan aksesori yang digunakan di telepon pintar. Perusahaan ini juga merupakan penerima manfaat dari para konsumen ini. Semakin banyak bisnis yang berbasis online dan memanfaatkan teknologi cloud, maka penyimpanan data menjadi semakin penting. Nah, di sini, Broadcom bertanggung jawab untuk menyediakan bermacam jenis konektivitas dan chip akses yang digunakan.

Investor yang antusias dengan konektivitas 5G ini tentunya melihat peluang yang besar dari salah satu saham terbaik yang ditawarkan S&P 500 ini. Tahun 2021 dan seterusnya menunjukkan kemungkinan peningkatan pesat perihal konsumsi dan penyimpanan data.

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: The Motley Fool

Ditulis oleh
channel logo

Dewi Kharisma

Right baner

Bagikan artikel ini

Artikel Terkait

Artikel Terkait

no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1