Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Leveragearrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

Informasi Terkini UntukmuBlogBerita & AnalisisPelajariKamus
bookmark

Cari berita, blog, atau artikel

Blog

Apa Hubungan Antara Risiko dan Tingkat Pengembalian Investasi?

Apa Hubungan Antara Risiko dan Tingkat Pengembalian Investasi?

5 Jun 2020, 12:58 PM·Waktu baca: 4 menit
Kategori
Apa Hubungan Antara Risiko dan Tingkat Pengembalian Investasi?

Apa sih hubungan antara return dan risiko dalam investasi? Mengapa keduanya saling berhubungan? Dengan memahami hubungan antara return dan risiko dalam investasi, ini akan memudahkanmu untuk mengambil keputusan dalam berinvestasi.

Kita telah mengetahui ada beberapa kelas aset seperti, emas, obligasi, dan ekuitas. Ketika kita memiliki aset-aset tersebut, penting untuk mengerti bagaimana membedakan mereka dari segi return dan risiko. Karena akan memudahkan kamu untuk menyesuaikan target dan proses investasi.

Apa Itu Return dan Risiko?

Return dan risiko adalah dua konsep yang selalu timbul ketika berbicara mengenai investasi. Di satu sisi, Return adalah istilah yang merujuk pada pengembalian atau kerugian berinvestasi selama periode tertentu. 

Return bisa dinyatakan dalam bentuk nominal, yakni uang yang dihasilkan atau hilang yang tercermin dalam perubahan nilai mata uang dalam satu jangka waktu khusus. Namun, selain itu, Return juga bisa dinyatakan dalam bentuk persentase, yang dihitung berdasarkan rasio laba terhadap "modal awal" investasi.

Sementara itu, risiko adalah istilah finansial yang merujuk pada kejadian atau sesuatu yang bsia menghambat seorang investor untuk mencapai return yang ia inginkan. Ketika terpapar risiko, investor bisa kehilangan sebagian atau justru seluruh modal investasi yang ia ia miliki.

Dengan demikian, return dan risiko adalah dua hal yang masing-masing saling bertentangan satu sama lain. Namun, keduanya adalah hal esensial ketika kamu ingin menyiapkan rencana investasi.

Return dan Risiko: Apa Hubungannya?

Ketika kamu menyusun diversifikasi portofolio, kamu juga sedang menggabungkan beberapa instrumen investasi untuk mencapai targetmu. Nah, apakah perpaduan investasi yang tepat untukmu? Biasanya, dua faktor yang sangat berpengaruh adalah return dan risiko.

Return atau imbal hasil, adalah ekspektasi akan uang yang dihasilkan dari investasimu. Sementara risiko adalah kemungkinan yang akan terjadi ketika imbal hasil sebenarnya berbeda dari yang diharapkan, dan juga jumlahnya. Dengan kata lain, risiko adalah jumlah volatilitas yang terkait pada sebuah investasi.

Contoh Return dan Risiko

Kamu memberi seorang teman uang sejumlah Rp100,000 dan dia akan mengembalikannya sebesar Rp110,000 dalam setahun. Imbal hasil yang kamu harapkan adalah Rp10,000.

Ketika temanmu sudah pasti akan mengembalikan uangmu sebesar Rp110,000, maka ini termasuk investasi yang berisiko rendah (tergantung seberapa percaya kamu dengan temanmu).

Tetapi, jika temanmu menggunakan uang tersebut untuk membuka sebuah usaha dan mereka akan mengembalikanmu sejumlah Rp120,000 apabila usahanya menguntungkan. Maka tingkat risikonya akan bertambah.

Kamu mengharapkan imbal yang lebih tinggi (Rp20,000 dibandingkan Rp10,000) tetapi kamu bisa tidak mendapatkan apa-apa pada akhirnya jika usaha tersebut gagal – dan ini merupakan perbedaan yang besar.

Jadi, seperti itulah risiko. Selalu ada return dan risiko pada tiap jenis investasi.

Baca juga: Memulai Investasi yang Tepat Bagi Pemula, Bagaimana Caranya?

Empat Jenis Kelas Aset Utama

  • Ekuitas: Jenis investasi yang merupakan kepemilikan di sebuah perusahaan, atau bisa juga disebut saham.
  • Obligasi: Investasi seperti utang. Misalnya kamu membeli obligasi, artinya kamu memberi pinjaman kepada perusahaan (atau pemerintah) dan kamu akan mendapatkan imbal dalam bentuk bunga. Serta modal awal yang akan dikembalikan di akhir waktu yang ditentukan.
  • Investasi Alternatif: Kategori ini mencakup investasi dalam bidang properti, komoditas, emas. Kadang, kelas aset ini memiliki risiko yang lebih tinggi dari ekuitas dan obligasi. Tapi, imbal yang diharapkan memiliki pola dan tren yang berbeda dari ekuitas dan obligasi. Jadi, kelas aset ini cocok sebagai diversifikasi.
  • Kas: Betul sekali, uang kas. Tapi dalam kelas aset, kas juga termasuk investasi jangka pendek yang likuid. Misalnya deposito jangka pendek di bank, karena aksesnya mudah.

Kesimpulan

Dalam berinvesyasi, sang investor perlu memahami konsep return dan risiko. Seperti sebelum membeli barang lain yang bernilai besar, pastikan kamu mengetahui risiko di belakangnya. Selain itu, sebuah portofolio yang ideal akan diatur berdasarkan keseimbangan antara return dan risiko.

Misalnya, kamu berencana untuk membeli rumah dalam waktu 3 tahun dan mungkin kamu juga tidak mau menempatkan uangmu pada aset berisiko. Kamu mau tabunganmu tersedia sewaktu kamu telah siap membayar uang muka rumah.

Jadi, kamu ini mengoptimalkan keamanan, dan juga imbal yang lebih sedikit. Portofolio kamu mungkin dialokasikan lebih cenderung pada obligasi yang rendah risiko serta uang kas, dan hanya sedikit pada ekuitas.

Sedangkan jika kamu berinvestasi untuk sebuah tujuan dalam 10 tahun lagi, kamu mungkin tidak masalah dengan risiko saat ini, mengingat horizon investasimu masih panjang.

Jadi, untuk memaksimalkan imbalmu, mungkin kamu akan mengalokasikan lebih banyak ekuitas pada portfoliomu, lalu obligasi dan sedikit kas.

Mulai Perjalanan Investasimu dengan Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futuresSaham AS, serta ratusan aset kripto dan belasan produk reksa dana mulai dari Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!

Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

Download Aplikasi Pluang di Sini!

Ditulis oleh
channel logo

Galih Gumelar

Right baner

Bagikan artikel ini

Apakah artikel ini berguna untukmu?

like
like
Artikel Terkait

Artikel Terkait

Right baner
no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1

Daftar