Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Fitur Proarrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

Blog

Investasi Emas atau Saham, Produk Investasi Mana yang Lebih Baik?
shareIcon

Investasi Emas atau Saham, Produk Investasi Mana yang Lebih Baik?

3 Oct 2019, 7:58 AM·READING_TIME
shareIcon
Kategori
Investasi Emas atau Saham, Produk Investasi Mana yang Lebih Baik?

Persaingan dagang antara Amerika Serikat-Tiongkok mendorong sebagian besar bank sentral dunia memangkas suku bunga mereka. Bank-bank sentral di Selandia Baru, India, dan Thailand memotong suku bunga dalam semalam.

Karena itu, banyak investor mempertanyakan investasi emas atau saham, dan pada akhirnya beralih menanam modal dalam bentuk emas.

Sejak April 2013, baru kali ini emas diperdagangkan di atas 1.500 dolar per 100 gram (+/- 21 juta rupiah per 100 gram). Harga emas melonjak hingga ke harga tertingginya dalam enam tahun terakhir. Saham emas meningkat 2,2% dengan nilai jual 1.522,70 dolar per 100 gram.

Tegangan di tengah situasi perang dagang ini mendorong lonjakan harga emas dalam beberapa bulan terakhir sementara harga saham stagnan. Pilihan antara investasi emas atau saham kembali menjadi pertanyaan.

Pertimbangan ketika penjualan saham sedang negatif, mempengaruhi para investor beralih membeli emas. Emas menjadi lebih menarik karena nilainya dapat bertahan bahkan di saat pertumbuhan ekonomi sedang lemah.

Jadi, investasi emas atau saham?

Masih ada beberapa hal yang dapat jadi pertimbangan:

Pertama, sebelum memulai, kamu perlu menentukan tujuan dari investasi, apakah untuk meraup cuan atau untuk mempertahankan nilai aset pada masa mendatang? Emas terbukti kuat di kedua tujuan ini, sementara saham bergantung pada kekuatan perusahaan di bursa efek.

Kedua, investasi emas atau saham memiliki kekuatannya masing-masing, dalam skala waktu penanaman investasi ataupun suku bunga yang ditawarkan. Bila ingin menabung saham, kamu perlu memastikan bahwa kamu memilih perusahaan yang memiliki rekam jejak baik dan membuat grafik perhitungan perubahan harga saham dari perusahaan di bidang yang sama dalam enam bulan terakhir. Sementara, untuk emas, pastikan emas tersedia dengan disertai sertifikat dan dapat diperdagangkan secara global.

Pantau terus keadaan perekonomian, dan temukan mana yang terbaik untuk situasi dalam jangka menengah, apakah investasi emas atau saham? Bila harga keduanya sedang aman, tidak ada salahnya bagimu untuk menaruh investasi di kedua jenis produk keuangan ini.

Ketiga, setelah membuat grafik perbandingan antara saham dan emas, tentukan apakah kamu hendak melakukan diversifikasi penanaman modal, karena bila dana mencukupi, kamu dapat jaga-jaga menaruh investasi emas dan saham di saat bersamaan.

Segera bikin grafik perbandingan keuntungan dan kerugian investasi emas atau saham, dan tentukan yang mana yang paling sesuai dengan situasi keuangan hari ini dan paling cocok denganmu!

Baca juga: 

Kenapa Kamu Harus Menabung Emas Online? Cari Tahu Jawabannya di Sini!

Takut Investasi Karena Istilah Rumit? Simak Kamus Istilah Investasi Emas Ini!

7 Alasan Nabung Emas di Pluang Paling Aman

Ditulis oleh
channel logo

Satya Nagara

Right baner

Bagikan artikel ini

Artikel Terkait

Artikel Terkait

no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1