Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Fitur Proarrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

Blog

Lebih Untung Mana, Investasi Emas vs Reksadana?
shareIcon

Lebih Untung Mana, Investasi Emas vs Reksadana?

5 Jul 2019, 7:13 AM·READING_TIME
shareIcon
Kategori
Lebih Untung Mana, Investasi Emas vs Reksadana?

Investasi emas dan reksadana pasar uang kerap disebut sebagai investasi yang profil risikonya kecil. Bahkan, lebih menguntungkan daripada deposito. Meski menguntungkan, bukan berarti mereka memiliki keuntungan yang sama. Lalu, apa saja sih keuntungannya, investasi emas vs reksadana?

1. Emas vs Reksadana: Minimum Investasi

Investasi Emas Mulai Rp5000-an

Ada dua cara dalam berinvestasi emas. Pertama, kita bisa membeli emas logam mulia, lalu menyimpannya di rumah atau dititipkan kepada instansi berwenang. Untuk harga beli emas logam mulia (LM), tercatat pada 4 Juli 2019 lalu berada di harga Rp717 ribu. Sedangkan, cara kedua yaitu lewat tabungan atau cicilan emas di situs pluang.com. Kita bisa membeli tabungan atau cicilan emas LM hanya seharga Rp5.800-an, tergantung pada harga emas hari itu.

Investasi Reksadana Pasar Uang Modal Rp100 ribu

Sama seperti investasi emas LM lewat cicilan atau tabungan, kini berinvestasi reksadana pasar uang pun sangat mudah. Sebab, hanya bermodalkan Rp100 ribu saja, kita sudah bisa memiliki investasi tersebut. Hal ini karena manajer investasi sudah punya produknya masing-masing. Sehingga, biaya investasinya pun terbilang terjangkau. Meski demikian, ternyata tidak semua produk investasi reksadana pasar uang bermodalkan Rp100 ribu saja, lho. Dilansir dari situs Money Smart, modal minimum pembelian produk Sucorinvest Money Market Fund yaitu Rp250 ribu. Sedangkan, Nikko Indonesia Market Fund bahkan mencapai Rp1 juta.

Baca Juga: Mau Coba Investasi Reksadana? ini 11 Platform Reksadana Online Terbaik di Indonesia

2. Emas vs Reksadana: Bentuk Fisik

Investasi Emas

Seperti yang kita tahu, emas LM sudah bisa kita lihat dan pegang bentuknya. Begitu juga untuk tabungan atau cicilan emas, kita bisa mencetak emas secara fisik tersebut jika kita mau. Hanya saja, kita akan dikenakan biaya cetak sebagai tambahannya.

Investasi Reksadana Pasar Uang

Reksadana pasar uang dan jenis lainnya merupakan instrumen investasi yang secara fisik tidak terlihat. Tugas kita sebagai investor hanya menyetor sejumlah dana kepada manajer investasi untuk dibelanjakan produk. Nantinya, manajer investor (MI) akan membelanjakan produk berupa deposito atau obligasi. Kemudian, perusahaan yang bertindak sebagai manajer investasi akan membuat dan mengirimkan laporan tertulis sebagai portofolio investasi kita lewat pos atau posel (pos elektronik).

3. Emas vs Reksadana: Return

Potensi Keuntungan Investasi Emas

Dilansir dari situs Harga Emas, terjadi peningkatan selama 4 tahun terakhir dari Rp545 ribu menjadi Rp700 ribu. Dengan demikian, investasi emas sangat disarankan bagi investor pemula untuk jangka menengah (2 – 5 tahun) dan panjang (lebih dari 5 tahun). Bukan untuk jangka pendek. Selain dari durasi investasi, emas pun bersifat likuid, bahkan mudah untuk digadaikan oleh kita jika sewaktu-waktu kita membutuhkan dana segar.

Potensi Investasi Reksadana Pasar Uang

Parto Kawito, seorang analis Infovesta Utama berpendapat bahwa investasi reksadana pasar uang cukup menjanjikan pada kisaran 4% per tahun. Namun, tidak semua produk reksadana pasar menghasilkan return sebesar 4%, bisa lebih atau kurang. Maka, sebagai investor kita perlu mencari informasi sedetail mungkin tentang portofolio dari beberapa manajer investasi sebelum menentukan di mana uang kita akan berlabuh.

Nah, bagaimana menurut kamu kira-kira lebih untuk investasi emas vs reksadana pasar uang? Itu semua tergantung pada jangka waktu investasimu. Jika ingin berinvestasi jangka panjang, maka pilihlah investasi emas.

Namun, jika ingin berinvestasi jangka pendek, maka pilihlah reksadana pasar uang. Yuk, tentukan pilihan instrumen investasi kamu sekarang juga!

Nah, salah satu platform yang bisa kamu manfaatkan untuk menabung emas atau reksadana adalah Pluang! Kamu pun bisa mengaksesnya dengan praktis dan bisa menarik tabunganmu kapan saja!

Diversifikasikan Portofoliomu dengan Investasi Emas Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk membeli emas digital dengan harga paling kompetitif di pasaran! Selisih harga jual-beli terendah dan tanpa biaya tersembunyi apapun. Emas yang kamu beli aman karena disimpan di Kliring Berjangka Indonesia (BUMN), produk emas Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka yang sudah terlisensi dan diawasi oleh BAPPEBTI. Kamu juga bisa menarik fisik emasnya dalam bentuk logam mulia Antam dengan kadar 999.9 mulai dari kepingan 1 gram hingga 100 gram!

Baca juga:

Atur Resiko Investasi Melalui Reksadana, ini 5 Hal Dasar yang Wajib Kamu Pahami!

Mau Coba Investasi Reksadana? Berikut Panduan Mudahnya Untuk Pemula

Ditulis oleh
channel logo

Satya Nagara

Right baner

Bagikan artikel ini

Artikel Terkait

Artikel Terkait

no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1