Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Fitur Proarrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

Blog

Dana Darurat: Bagaimanakah Cara Mempersiapkannya?
shareIcon

Dana Darurat: Bagaimanakah Cara Mempersiapkannya?

3 Sep 2020, 7:47 AM·READING_TIME
shareIcon
Kategori
Dana Darurat: Bagaimanakah Cara Mempersiapkannya?

Seringkali kita mendengar dana darurat, sebenarnya apa sih fungsinya dan bagaimana cara mempersiapkannya? Simak ulasan berikut ini!

Di serial #CerdasCuan ini, kita akan mempelajari mengenai:

  • Definisi dana darurat
  • Jumlah uang yang perlu disimpan untuk dana darurat
  • Cara mempersiapkan dan menyimpan dana darurat
  • Waktu yang tepat untuk menggunakan dana darurat

Mungkin sebelumnya kamu tidak pernah berpikir perlu untuk menyimpan dana darurat. Tetapi, pentingnya memiliki dana darurat dapat terbukti di saat pandemi seperti ini. Ketika seseorang tidak memiliki tabungan dan tiba-tiba kehilangan pendapatan, maka akan sangat jelas imbasnya terhadap kondisi keuangan mereka.

Sebenarnya, di dalam kehidupan sehari-hari pun banyak hal-hal yang tidak terduga biasanya terjadi. Contohnya adalah ketika mobilmu rusak, atau pengeluaran mendadak untuk sebuah perjalanan. Keadaan tidak terencana seperti ini mungkin dapat membuat kamu bingung jika tidak memiliki persiapan. Jadi, dana darurat ini dapat juga dikatakan sebagai dana hari hujan atau pun “bantal” finansial. Jadi, menyediakan dana darurat merupakan salah satu cara pengelolaan keuangan yang penting. Tetapi, berapa tepatnya yang harus kamu tabung untuk dana darurat, dan apa yang kamu lakukan dengan uang itu? Berikut adalah beberapa hal yang perlu kamu ketahui.

Berapakah yang Harus Dipersiapkan?

Pada umumnya, aturan dasar untuk dana darurat adalah tiga hingga enam bulan dari gaji. Kedengarannya mungkin sangat besar, apalagi jika kamu baru mau memulai dari awal. Tapi, tentu saja kamu dapat menyiapkannya secara bertahap. Di sisi lain, ini bukan tolak ukur yang pasti. Kita juga bisa melihat dari sisi ketidakpastian dalam hidup kamu. Jadi, berapa sebenarnya yang dibutuhkan?

Ada dua hal yang ikut bermain selama keputusan itu: seberapa besar ketidakpastian yang mungkin harus kamu hadapi dan tingkat kenyamanan pribadi kamu.

Semakin banyak ketidakpastian yang kamu miliki dalam kehidupan finansialmu, maka semakin besar juga keperluan dana darurat kamu. Misalnya, jika kamu sudah lama memiliki pekerjaan tetap dengan gaji tetap, berbagi keuangan dengan seseorang (seperti pasangan), dan tidak memiliki tanggungan dan tidak ada pembayaran cicilan, tiga bulan mungkin adalah tujuan yang tepat. Sedangkan, jika kamu adalah seorang wiraswasta, mungkin kamu perlu menyediakan dana darurat setidaknya sembilan bulan.

Tapi, mungkin kamu memiliki pekerjaan yang stabil dengan gaji dan berbagi keuangan dengan seseorang dalam pekerjaan yang stabil dan juga mendapatkan gaji. Namun, persiapan tiga bulan rasanya kurang cukup untukmu. Jika seperti itu, maka perlu mempersiapkan lebih banyak. Ini hanyalah pedoman, jadi lakukan apa yang terbaik untukmu. Hanya saja, jangan menyimpan semua uangmu dalam bentuk tunai. Kamu mungkin perlu menyisihkan sebagian untuk diinvestasikan setelah mencapai target dana darurat pribadimu.

Cara Mempersiapkan Dana Darurat

Beberapa orang mungkin memutuskan bahwa langkah terbaik adalah menabung sebanyak yang kita bisa untuk dana hari hujan. Tetapi ketika keadangan keuangan sangat ketat dan menabung bukanlah pilihan yang realistis, maka kamu harus lebih kreatif. Coba pertimbangkan hal di bawah ini:

  • Jika pasangan kamu tidak bekerja, dapatkah dia mendapatkan pekerjaan?
  • Apakah kamu memiliki asuransi yang layak?
  • Apakah kamu memiliki rencana cadangan jika kehilangan pekerjaan? Mungkin kamu bisa mengambil beberapa pekerjaan sampingan sambil mencari pekerjaan yang lebih sesuai.

Setelah mendapatkan angka yang jelas untuk dipersiapkan, ada tiga hal yang dapat membantumu untuk mulai menabung. Pertama: Lunasilah utang berbunga tinggi – pastinya – bahkan sebelum memulai. Menunda pelunasan utang akan menghasilkan biaya yang sangat besar.

Kedua: Buatlah anggaran pengeluaran yang sesuai dengan keadaanmu. Itulah cara terbaik untuk memastikan kamu memprioritaskan sasaran uangmu.

Ketiga: Tingkatkan berdasarkan kemampuan kamu, dan tetapkan target kecil. Mungkin target pertama kamu adalah Rp.5.000.000, setelah itu tingkatkan menjadi pengeluaran satu bulan, lalu dua, dan tiga.

Penyimpanan Dana Darurat

Yang ini sangat penting: Simpan dana darurat kamu dalam bentuk tunai – tidak harus berupa uang tunai di bawah kasur, tetapi di rekening bank yang dapat diakses dengan cepat dan mudah. Menyimpan dana darurat ke dalam term deposit atau jenis akun lainnya yang tidak memungkinkanmu melakukan penarikan secara bebas juga tidak disarankan.

Kapankah Dana Darurat Dapat Digunakan?

  • Keadaan darurat: Apa pun dana yang tidak terduga yang benar-benar harus dibayar. Misalnya kamu kehilangan pekerjaan. Atau kamu memiliki tagihan medis yang tidak terduga. Pemanas air di rumah rusak. Atau kamu harus bepergian untuk menjenguk keluarga yang sakit.
  • Bukan keadaan darurat: Hal-hal yang kamu inginkan tetapi tidak benar-benar dibutuhkan. Atau, hal-hal dimana kamu dapat berhemat. Pikirkan rencana liburan menit terakhir atau premi asuransi tahunan kamu.

Namun ada juga area abu-abu, dan itu berbeda untuk setiap orang – inilah saran terbaik yang dapat membantumu. Simpanlah gajimu selama tiga hingga enam bulan, dalam bentuk tunai, hanya untuk keadaan darurat. Ini merupakan salah satu langkah paling awal yang dapat kamu lakukan jika kamu ingin mengendalikan masa depan keuanganmu.

Diversifikasikan Portofoliomu dengan Investasi Emas Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk membeli emas digital dengan harga paling kompetitif di pasaran! Selisih harga jual-beli terendah dan tanpa biaya tersembunyi apapun. Emas yang kamu beli aman karena disimpan di Kliring Berjangka Indonesia (BUMN), produk emas Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka yang sudah terlisensi dan diawasi oleh BAPPEBTI. Kamu juga bisa menarik fisik emasnya dalam bentuk logam mulia Antam dengan kadar 999.9 mulai dari kepingan 1 gram hingga 100 gram!

Simak juga:

Jangan Boros dengan Dana Daruratmu, Ini 5 Strategi Aman Hadapi Krisis

Bisa Bantu Saat Krisis, Ini 5 Trik Memulai Dana Darurat Tanpa Ganggu Cashflow

Aturan Anggaran 50/30/20, Cara Efektif Rem Jumlah Pengeluaran

Ditulis oleh
channel logo

Ervina Salim

Right baner

Bagikan artikel ini

Artikel Terkait

Artikel Terkait

no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1