Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Fitur Proarrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

Berita & Analisis

Outlook Saham AS Minggu Ini - 18 September 2023
shareIcon

Outlook Saham AS Minggu Ini - 18 September 2023

17 Sep 2023, 12:30 PM·Waktu baca: 4 menit
shareIcon
Kategori
Outlook Saham AS Minggu Ini - 18 September 2023

Sejumlah data properti AS dan rapat The Fed diramal akan mewarnai pergerakan pasar saham AS pekan ini. Yuk, simak selengkapnya!

Hal yang Perlu Dipantau Pekan Ini

1. Autozone, FedEx, hingga General Mills Dijadwalkan Rilis Laporan Keuangan 

Sejumlah perusahaan terkenal AS seperti penyedia jasa servis kendaraan AutoZone ($AZO), layanan ekspedisi FedEx Corp. ($FDX) dan perusahaan manufaktur makanan General Mills ($GIS) dijadwalkan merilis laporan keuangannya pekan ini. Rencananya, AZO akan menerbitkan laporan keuangan pada Selasa (19/0), sementara FDX & GIS akan merilis kinerja keuangan pada Rabu (20/9).

Menurut konsensus analis, AutoZone dan General Mills disebut akan membukukan pertumbuhan pendapatan tahunan masing-masing sebesar 5% dan 3,5% pada kuartal lalu. Namun, analis justru memandang FedEx bakal mencatat penurunan pertumbuhan tahunan sebesar 6% di periode yang sama.

Secara lebih rinci, Sobat Cuan bisa menyimak ringkasan estimasi laba per saham (EPS) ketiga perusahaan tersebut pada tabel di bawah ini!

EPS

*disclaimer: rata-rata kenaikan diambil dari nilai sehari setelah rilis laporan keuangan selama 8 periode sebelumnya jika berhasil mengalahkan estimasi pasar

Sobat Cuan juga bisa melihat jadwal lengkap emiten yang akan merilis laporan keuangannya pada minggu ini di tabel berikut!

Jadwal rilis keuangan AZO

Transaksi Saham AZO di Sini!

Transaksi Saham FDX di Sini!

Transaksi Saham GIS di Sini!

2. The Fed Disebut Akan Tahan Suku Bunga Acuan di 5,5%

Pimpinan bank sentral AS The Fed dijadwalkan akan memutuskan kebijakan suku bunga acuan AS (Fed Fund Rate) terbaru dalam rapat komite pasar terbuka federal (FOMC) pada Selasa (19/9) dan Rabu (20/9). Dalam hal ini, analis memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga acuannya di level 5,5% pada rapat tersebut.

Prediksi ini didasarkan pada data inflasi tahunan AS di Agustus yang menyentuh 3,7%, naik dari 3,2% dibanding bulan sebelumnya. Meski angka itu masih lebih tinggi dari target inflasi The Fed sebesar 2%, analis percaya bank sentral AS tersebut tidak akan mengerek suku bunga acuannya demi mencegah koreksi indikator ekonomi AS dan goncangan di pasar finansial.

Federal Reserves

Asal tahu saja, rapat FOMC adalah pertemuan yang khusus diadakan The Fed untuk membahas kebijakan moneter dan situasi ekonomi di AS dan umumnya selalu menghasilkan langkah moneter terbaru AS, salah satunya adalah perubahan suku bunga acuan.

Kebijakan suku bunga acuan terbilang penting lantaran segala kebijakan mengenai hal itu bisa mempengaruhi suplai dan permintaan Dolar AS, mata uang yang selalu dijadikan denominasi cadangan devisa hampir seluruh negara di dunia dan alat tukar transaksi internasional. 

Di samping itu, keputusan suku bunga acuan adalah faktor penting dalam menentukan keputusan investasi berikutnya. Pasalnya, perubahan suku bunga acuan akan memengaruhi imbal hasil dan daya tarik sejumlah instrumen investasi.

3. Skor Indeks Perumahan AS Diramal ‘Mandek’

Asosiasi perusahaan jasa konstruksi rumah AS (NAHB) dijadwalkan akan merilis indeks pasar perumahan AS (NAHB Housing Index) periode September 2023 pada Senin (18/9). Ekonom memprediksi bahwa skor indeks tersebut akan berada di level 50, alias sama dibanding bulan lalu.

Prediksi ini, jika terjadi, maka akan mematahkan tren positif skor indeks perumahan AS yang terjadi sejak skor indeks tersebut mencapai titik terendahnya pada Desember tahun lalu. Kendati begitu, nilai skor tersebut masih tetap berada di atas rata-rata skor indeks Januari-April 2023.

National Association of Home Builders

Sekadar informasi, indeks perumahan NAHB adalah indeks yang diturunkan dari data survei perusahaan pembangunan rumah AS yang mencerminkan harapan penjualannya di masa depan. Jika skor indeks tersebut berada di atas 50, maka artinya perusahaan pembangunan rumah sangat optimistis terhadap penjualan rumah di jangka pendek.

Bagi investor, indeks pembangunan rumah AS selalu menjadi katalis bagi pegerakan saham sektor properti.

4. Penjualan Rumah di AS Diprediksi Meningkat

Selain NAHB, asosiasi agen penjual real estat (National Association of Realtors/NAR) juga akan menerbitkan laporan penjualan rumah (existing home sales) di AS periode Agustus pada Kamis (21/9). Adapun data existing home sales adalah ukuran perubahan jumlah unit hunian yang terjual dalam rentang waktu satu tahun terakhir, namun dengan mengambil data bulan sebelumnya, dalam hal ini Agustus 2023, sebagai data paling terakhir.

Analis memperkirakan, penjualan rumah (existing home sales) di AS akan mencapai 4,1 juta unit di bulan lalu atau tumbuh tipis dari 4,07 juta di bulan sebelumnya.

Analis umumnya menggunakan data ini sebagai salah satu indikator kekuatan ekonomi AS. Sehingga, jika realisasi data tersebut lebih baik dari estimasinya, maka itu tentunya akan menjadi sentimen positif bagi pertumbuhan bisnis industri properti AS ke depan.

5. S&P 500 ‘Jalan di Tempat’ Hingga Pengumuman The Fed

Nilai indeks S&P 500 ($SPX) diramal masih akan bergerak sideways setidaknya hingga rapat FOMC The Fed rampung pada Rabu (20/9). Hal ini didasarkan pada analisis teknikal indeks S&P 500 per minggu (17/9).

Sejatinya, nilai salah satu indeks paling bonafide di AS itu tidak banyak bergerak sejak awal Agustus 2023. Pergerakan nilai indeks S&P 500 rupanya masih bergerak “suam-suam kuku” hingga pekan ini lantaran investor diperkirakan bakal mengambil sikap wait and see jelang rapat The Fed.

Implikasinya, titik-titik kunci analisis teknikal indeks S&P 500 tidak banyak berubah dari minggu lalu. Resistance jangka panjang tetap berada di 4.600, sementara support jangka pendek dan support jangka panjang masing-masing berada di level 4.478 dan 4.292.

S&P 500 Index

6. Perilisan Data Ekonomi Penting, Investor Wajib Cermati!

Perilisan Data Ekonomi Penting

Mulai Perjalanan Investasimu dengan Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang untuk investasi Saham AS, emas, ratusan aset kripto dan puluhan produk reksa dana mulai dari Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!

Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!



Ditulis oleh
channel logo

Galih Gumelar

Right baner

Galih Gumelar

Bagikan artikel ini

Artikel Terkait
saham AS ahead
The Week Ahead - Saham AS 28 Agustus 2023
news card image
no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1