Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Pluang Web TradingNewarrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

Berita & Analisis

Pluang Snapshot: Rusia Singgung Risiko Perang, Saham Tesla Jadi Jaminan Utang
shareIcon

Pluang Snapshot: Rusia Singgung Risiko Perang, Saham Tesla Jadi Jaminan Utang

8 Dec 2022, 8:04 AM·Waktu baca: 3 menit
shareIcon
Kategori
Pluang Snapshot: Rusia Singgung Risiko Perang, Saham Tesla Jadi Jaminan Utang

Selamat sore, Sobat Cuan! Risiko perang disebut kian memanas hingga saham Tesla jadi jaminan utang, semua terangkum di Pluang Snapshot berikut!

Hal yang Perlu Dipantau Hari Ini

Rusia Sebut Risiko Perang Nuklir Terus Meningkat

Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan bahwa ancaman perang senjata nuklir terus meningkat dalam beberapa waktu ke belakang. Hanya saja, ia mengatakan bahwa Rusia tak mau menjadi pihak pertama yang mengeluarkan amunisi tersebut. Ia hanya mengatakan bahwa Rusia dan sekutunya akan membela diri dengan "upaya apapun".

"Kami tak akan menggunakan [senjata nuklir] tersebut secara membabi buta, namun kami menyadari bahwa kami memiliknya," jelas Putin pada Rabu (7/12). "[Senjata nuklir Rusia] menjadi sekedar faktor penghindar perang, bukan alat untuk memprovokasi konflik menjadi lebih besar," imbuh dia.

Umumnya, timbulnya konflik geopolitik akan mendorong investor untuk mengoleksi aset pelindung nilai. Apakah harga emas akan terdongkrak gara-gara pernyataan Putin?

Transaksi Emas di Sini!

Baca Juga: Pluang Snapshot: Tesla Tebar Diskon di China, BTC Tak Akan Lagi Merana

Lembaga Audit Ungkap Kondisi Proof of Reserve Binance

Lembaga audit global Mazars mengonfirmasi bahwa platform exchange kripto, Binance, memiliki cadangan yang cukup untuk melindungi Bitcoin (BTC) milik penggunanya. Hal itu terungkap dari audit Proof of Reserves yang dilakukan Mazars terhadap Binance baru-baru ini.

Sekadar informasi, Proof of Reserves adalah bukti yang menunjukkan bahwa platform exchange kripto memiliki dana (reserves) mumpuni untuk melindungi aset-aset yang dimiliki penggunanya. Komunitas kripto mendorong platform exchange mengungkap hal tersebut menyusul krisis likuiditas yang menimpa FTX awal bulan ini.

Binance sendiri berkomitmen untuk menjalani proses Proof of Reserves pada bulan lalu untuk membuktikan bahwa setiap BTC yang dimiliki penggunanya dijamin oleh dana milik Binance dengan rasio 1:1. Apakah kabar ini akan menjadi sentimen positif bagi Binance Coin (BNB)?

Transaksi BNB di Sini!

Tokoh Ngetop Kripto 'Senggol' XRP

Pentolan Microstrategy sekaligus tokoh populer di kancah kripto Michael Saylor menganggap aset kripto besutan Ripple, XRP, sebagai aset sekuritas yang seharusnya diatur di bawah yurisdiksi Amerika Serikat (AS). Ia melontarkan komentar tersebut pada sebuah siniar pada Selasa (7/12) sebagai respons atas pertanyaan mengenai sengketa hukum antara Ripple dan otoritas pasar modal AS (The Securities and Exchange Commission/SEC).

Sekadar informasi, kasus hukum Ripple versus SEC bermula pada 2020 silam. Kala itu, SEC menggugat Ripple ke pengadilan federal karena dituduh mendistribusikan instrumen ilegal senilai US$1,3 miliar.

"XRP adalah aset sekuritas yang tidak terdaftar," tegas Saylor. "Buktinya sangat jelas. XRP dirilis oleh sebuah perusahaan dan koin itu dijual ke publik. Namun, penerbitnya bukanlah perusahaan publik dan tidak ada transparansi [mengenai kegiatan penjualan tersebut]. Sehingga, wajar saja jika SEC menganggap Ripple menjual aset tak terdaftar," tambahnya.

Apakah kabar ini bisa jadi sentimen bagi pergerakan harga XRP hari ini?

Transaksi XRP di Sini!

Saham Tesla Disebut Bakal Jadi Jaminan Utang Elon Musk

Konsorsium kreditur yang dipimpin oleh Morgan Stanley disebut-sebut tengah mempertimbangkan untuk memberikan pinjaman baru kepada bos baru Twitter Elon Musk. Rumornya, kredit anyar itu akan menggantikan utang berbunga tinggi bertotal US$13 miliar yang ditarik Musk ketika ia mengakuisisi platform media sosial Twitter senilai US$44 miliar pada Oktober lalu.

Rencananya, konsorsium kreditur tersebut akan memberikan pinjaman baru bagi Musk dalam bentuk pinjaman margin, yakni jenis kredit yang bisa dijamin menggunakan kepemilikan saham. Dalam hal ini, perkongsian bank itu meminta saham Tesla sebagai jaminan utangnya.

Transaksi Saham Tesla di Sini!

Inggris Buka Tambang Batu Bara Pertama dalam 30 Tahun

Pemerintah Inggris menyetujui pembukaan penambangan batu bara dalam (deep mine) untuk pertama kalinya dalam 30 tahun terakhir. Hasil pertambangan batu bara yang dikelola oleh West Cumbria Mining rencananya akan diekspor sebagai bahan bakar utama industri baja.

Baca Juga: Pluang Fokus: Dari MSFT hingga MATIC, Simak 5 Aset Sorotan Hari Ini!

Mulai Perjalanan Investasimu dengan Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futuresSaham AS, serta lebih dari 140 aset kripto dan belasan produk reksa dana mulai dari Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!

Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

Ditulis oleh
channel logo

Marco Antonius

Right baner

Marco Antonius

Bagikan artikel ini

Artikel Terkait
pluang snapshot
Pluang Snapshot: Amazon Rilis Kartu Kredit, Saham Nikola 'Terjepit'
news card image
no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1