Pluang Plus

Benefit eksklusif dengan Pluang+. Gabung sekarang!

Pluang Plus

Pluang+

Blog

Tentang Kami

Inovasi dan kemudahan adalah misi kami, lihat kisahnya di sini!

FAQ

Temukan semua jawaban tentang berinvestasi di Pluang

Kontak Kami

Kami dengan senang hati menjawab pertanyaanmu. Hubungi kami!

Karir

Bergabunglah dengan tim kami!

telegram
telegram
  • facebook_logo
  • instagram_logo
  • twitter_logo
  • youtube_logo
  • telelgram_logo
  • linkedin_logo
  • tiktok_logo
app_logo
Pluang Plus

Benefit eksklusif dengan Pluang+. Gabung sekarang!

Pluang Plus
BlogIcon
Blog
Berita & AnalisisAkademiEventKamusTips & Trik InvestasiPromo
bookmark
Bookmark
Bagikan
news

Waktu baca: 3 menit

View

0

Pluang Snapshot: TikTok Semakin Terpojok, Nigeria Segera Adopsi Kripto

Selamat sore, Sobat Cuan! India dan Vietnam disebut bakal jadi pusat perakitan Apple hingga Nigeria segera adopsi BTC, semua terangkum di Pluang Snapshot berikut!

Hal yang Perlu Dipantau Hari Ini

1. TikTok Semakin Terpojok di AS

Pemerintah Amerika Serikat (AS) kini semakin memandang aplikasi media sosial TikTok sebagai ancaman keamanan.

Bloomberg melaporkan, sebanyak 15 dari 50 negara bagian AS kini telah melarang penggunaan aplikasi tersebut. Selain itu, Senat AS pada pekan lalu telah merancang draf Undang-Undang yang melarang pegawai federal untuk mengakses TikTok melalui gawai milik pemerintah.

Hal ini dilakukan setelah TikTok diduga mengumpulkan data pengguna untuk kemudian diserahkan ke otoritas China, sebuah hal yang dianggap sebagai ancaman keamanan AS. Apakah sikap pemerintah AS tersebut bakal mengurangi persaingan bisnis media sosial di AS?

Transaksi Saham Meta Platforms di Sini!

2. India dan Vietnam Bakal Jadi Hub Perakitan Produk Apple?

Lembaga analisis Counterpoint Research mengatakan, India dan Vietnam bisa menjadi pusat produksi terbaru produk-produk Apple menggantikan posisi China.

Lembaga tersebut beralasan, mitra perakitan Apple, seperti FoxConn, tampaknya ingin memindahkan fasilitas perakitannya dari China lantaran negara tersebut terkungkung oleh isu geopolitik dan pandemi COVID-19 yang tak berkesudahan. Di samping itu, mitra perakitan Apple tampaknya juga ingin menikmati insentif industri yang ditawarkan kedua negara tersebut.

Transaksi Saham Apple di Sini!

3. China Dituduh Tutupi Data Korban COVID-19

Pakar kesehatan kini mempertanyakan keabsahan data korban meninggal COVID-19 versi pemerintah China karena dianggap berbeda dengan data yang sebenarnya.

Hingga Minggu (18/12), pemerintah China melaporkan 11 korban meninggal COVID-19 yang dihitung dalam sebulan terakhir. Namun, menurut laporan langsung dari lapangan, korban meninggal COVID-19 di China ternyata lebih banyak dari yang disampaikan pemerintah China.

Situasi ini menjadi diskusi hangat di media sosial Weibo, di mana sebagian besar warganet mempertanyakan validitas laporan yang diterbitkan pemerintah China tersebut.

Baca Juga: Pluang Snapshot: Donald Trump Rilis NFT, Uni Eropa Menuju Resesi?

4. BAYC Jadi Sasaran Peretasan

Analis keamanan Web3 yang dikenal sebagai Serpent, dalam cuitannya di Twitter baru-baru ini, mengungkap bahwa oknum bertanggung jawab telah mencuri Non-Fungible Token (NFT) Bored Ape Yacht Club senilai 850 ETH atau lebih dari US$1 juta pada akhir pekan lalu.

Serpent mengungkapkan, sang pelaku menggunakan skema social engineering untuk menggondol token-token tersebut.

Diceritakan, sang peretas mengaku sebagai casting director dari sebuah studio film di Los Angeles, AS yang ingin melisensikan NFT miliknya dan berjanji akan memberikan imbal hasil dalam bentuk komisi. Namun, mereka yang berminat harus meneken tanda tangan digital, yang pada kemudian hari disalahgunakan oleh sang pelaku.

Baca Juga: Pluang Fokus: Dari Meta hingga ETH, Simak Aset Sorotan Hari Ini!

5. Nigeria Disebut Bakal Adopsi BTC

Ketua dewan legislatif Nigeria menyebut bahwa negara Afrika tersebut akan segera meloloskan Undang-Undang (UU) yang melegalisasi penggunaan Bitcoin (BTC) dan aset kripto lainnya. Niatan ini terungkap dari laporan surat kabar lokal Nigeria.

Rencananya, UU itu akan menggantikan UU Investasi Nigeria yang disahkan pada 2007 silam.

Transaksi BTC di Sini!

Mulai Perjalanan Investasimu dengan Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futuresSaham AS, serta lebih dari 140 aset kripto dan belasan produk reksa dana mulai dari Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!

Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

Download Aplikasi Pluang di Sini!

Bagikan
Tags

Apakah artikel ini bermanfaat?

Artikel Terkait