Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Fitur Proarrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

Berita & Analisis

Pluang Pagi: Indeks AS Lagi Girang, Altcoin Masih ‘Terbang’
shareIcon

Pluang Pagi: Indeks AS Lagi Girang, Altcoin Masih ‘Terbang’

27 Oct 2021, 1:58 AM·Waktu baca: 4 menit
shareIcon
Kategori
Pluang Pagi: Indeks AS Lagi Girang, Altcoin Masih ‘Terbang’

Mengawali Rabu (27/10) pagi ini, Sobat Cuan bisa menyimak kinerja pasar pagi ini di Pluang Pagi berikut!

Indeks Saham AS

Trio indeks saham Amerika Serikat masih mencatat kinerja mumpuni pada sesi perdagangan Selasa (26/10) waktu setempat. Indeks Dow Jones Industrial Average tumbuh 0,04%, sementara indeks S&P 500 dan indeks Nasdaq Composite masing-masing menguat 0,18% dan 0,06%.

Ketiga indeks saham utama AS menguat setelah pendapatan dua raksasa teknologi AS, Microsoft dan Nasdaq, di kuartal III lalu mengalahkan estimasi Wall Street. Namun, penguatan ketiga indeks tersebut tertahan oleh nilai saham Facebook yang amblas 3,92%. Performa saham perusahaan besutan Mark Zuckerberg itu langsung memble setelah mengatakan bahwa kebijakan privasi Apple yang baru bisa menekan lini bisnis digital Facebook.

Aset Kripto

Harga Bitcoin terbaring di level US$60.700 per keping pada pukul 07.30 WIB, atau melemah 3,9% dalam sehari terakhir. Sang raja aset kripto nampaknya mulai lelah setelah ngebut kencang dalam sepekan terakhir. Kendati demikian, nampaknya korporasi besar mulai melirik untuk mengadopsi Bitcoin.

Salah satunya adalah Mastercard. Perusahaan pembayaran ini mengumumkan bahwa merchant mitranya bisa menerima Bitcoin sebagai alat pembayaran berkat kemitraannya dengan Bakkt. Bakkt sendiri merupakan platform Intercontinental Exchange (ICE) yang memungkinkan merchant untuk menerima Bitcoin.

Selain itu, produsen mobil listrik milik Elon Musk Tesla juga ancang-ancang akan menerima kembali Bitcoin sebagai alat pembayaran setelah membatalkannya beberapa waktu lalu. Menurut laporan Tesla kepada regulator pasar modal AS pada September lalu, perusahaan mengatakan bahwa “kemungkinan akan kembali memperbolehkan bertransaksi menggunakan aset kripto”.

Harga koin native Ethereum, ETH, juga mengekor Bitcoin dengan turun 1,81% dalam 24 jam terakhir dan bertengger di US$4.150 pada pukul 7.42 AM. ETH nampaknya masih berkonsolidasi setelah harganya sempat menyentuh rekor terbarunya beberapa waktu terakhir.

Di sisi lain, geng altcoin lainnya nampaknya ogah mengikuti jejak ETH. Harga Cosmos (ATOM) melaju kencang dan memimpin pertumbuhan 16% dalam sehari terakhir. Kemudian, altcoin utama seperti XRP, DOT, LINK, dan LTC kompak mencetak pertumbuhan nilai moderat antara 1% hingga 2% di waktu yang sama.

Emas

Harga emas spot bertengger di US$1.792,45 per ons, melorot 0,85% dalam sehari terakhir, Begitu pun dengan harga emas berjangka untuk kontrak Desember yang ikut lunglai 0,7% ke US$1.793,4 per ons.

Harga emas kembali mundur ke bawah level psikologis US$1.800 per ons setelah Dolar AS menguat dan emiten-emiten Wall Street tak henti-hentinya pamer kinerja keuangannya yang kinclong. Akibatnya, investor kian meninggalkan emas yang selama ini digadang sebagai aset aman (safe haven).

Peristiwa ini bikin harga emas pudar setelah merasakan indahnya bulan madu di awal pekan. Ya, sejak akhir pekan lalu hingga awal pekan ini, harga emas reli setelah bos The Fed Jerome Powell mengatakan bahwa otoritas moneter itu perlu menyesuaikan kembali jadwal pelaksanaan tapering dan normalisasi suku bunga acuan.

Dolar AS

Nilai indeks Dolar AS bercokol di 93,93 alias naik 0,1% dibandings ehari sebelumnya. Sang aset greenback mulai bangkit setelah data terbaru menunjukkan bahwa konsumen AS mulai kembali optimistis dengan ekonomi AS. Selain itu, Dolar AS pun menguat seiring antisipasi investor atas rapat The Fed yang akan dihelat pekan depan.

Beberapa analis mengatakan Dolar AS kemungkinan masih akan perkasa lantaran ramainya perilisan data makroekonomi dalam waktu dekat. Data-data tersebut dipercaya bisa bikin The Fed kembali mengubah pandangannya soal suku bunga acuan, inflasi, dan pertumbuhan ekonomi.

Indeks Domestik

Nilai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup sesi perdagangan Selasa (26/10) di level 6.656,94, tumbuh 0,47% dibandingkan sesi perdagangan sebelumnya. Meski demikian, beberapa analis mengatakan bahwa IHSG nampaknya akan bergerak sideways hari ini dengan posisi support di 6.573 dan resistance di 6.693.

Pelaku pasar perlu mengawasi pergerakan harga minyak, terutama setelah pasokan minyak AS ternyata bertambah 2,3 juta barel sepanjang pekan lalu.

Namun, pelaku pasar kian optimistis bahwa IHSG segera mendekati rekor tertingginya sepanjang masa yang didorong oleh beberapa sentimen. Contohnya adalah kinerja kinclong saham AS di tengah earning season kuartal III, kestabilan kurs Rupiah, hingga prospek ekonomi kuartal IV yang cerah setelah Indonesia berhasil mengendalikan angka kasus harian COVID-19.

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 index futures, serta aset kripto dan reksa dana! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Ditulis oleh
channel logo

Satya Nagara

Right baner

Satya Nagara

Bagikan artikel ini

Artikel Terkait
pluang pagi
Pluang Pagi: Krisis di Ukraina Memanas, Aset Kripto Kembali Lemas!
news card image
no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1