Pluang Plus

Benefit eksklusif dengan Pluang+. Gabung sekarang!

Pluang Plus

Pluang+

Blog

Tentang Kami

Inovasi dan kemudahan adalah misi kami, lihat kisahnya di sini!

FAQ

Temukan semua jawaban tentang berinvestasi di Pluang

Kontak Kami

Kami dengan senang hati menjawab pertanyaanmu. Hubungi kami!

Karir

Bergabunglah dengan tim kami!

telegram
telegram
  • facebook_logo
  • instagram_logo
  • twitter_logo
  • youtube_logo
  • telelgram_logo
  • linkedin_logo
  • tiktok_logo
app_logo
Pluang Plus

Benefit eksklusif dengan Pluang+. Gabung sekarang!

Pluang Plus
BlogIcon
Blog
Berita & AnalisisAkademiEventKamusTips & Trik InvestasiPromo
bookmark
Bookmark
Bagikan
news

Waktu baca: 3 menit

View

0

Pluang Pagi: Awali Pekan Baru, Aset Kripto Terpantau Melaju

Selamat pagi, Sobat Cuan! Nilai aset kripto terlihat bersemi mengawali pekan ini. Lantas, apa penyebab utamanya? Simak selengkapnya di Pluang Pagi berikut!

Indeks Saham AS

  • Perdagangan bursa saham Amerika serikat (AS kembali menguat pada akhir pekan lalu. Nilai Dow Jones Industrial Average naik 2,5% atau 748 poin, sementara nilai Nasdaq dan S&P 500 masing-masing naik 2,31% dan 2%.
  • Laju indeks saham AS menguat setelah pelaku pasar meragukan agresivitas The Fed untuk mengerek suku bunga acuannya.
  • Asal tahu saja, di akhir pekan lalu, nilai tingkat imbal hasil obligasi pemerintah melandai setelah pelaku pasar meyakini bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga acuannya 50-75 basis poin di akhir tahun nanti, lebih rendah dari ekspektasi awal 75-100 basis poin.
  • Pelemahan tingkat imbal hasil obligasi AS akhirnya membuat pelaku pasar kembali kesengsem mengoleksi saham-saham teknologi. Nilai saham Apple dan Microsoft, misalnya, kompak menguat pada perdagangan akhir pekan lalu.
  • Hal ini dapat dimaklumi mengingat pelaku pasar selalu membandingkan return saham teknologi berkategori growth stocks dengan instrumen berpendapatan tetap.
  • Sementara itu, nilai saham Tesla berhasil rebound di waktu yang sama setelah sang punggawa, Elon Musk, dikabarkan akan menjual saham Tesla sebanyak US$5 miliar hingga US$10 miluar untuk membeli Twitter.
  • Di sisi lain, saham Energi makin bertaji dan mengalami kenaikan pada pekan lalu. Hal ini di kontribusi oleh saham Schlumberger yang melaporkan kinerja di atas ekspetasi pasar.
  • Adapun saham sektor media sosial menjadi sektor yang gagal menerima angin segar dan terperosok ke zona merah. Misalnya, Snapchat merosot 28% karena hasil laporan keuangan yang meleset dari perkiraan dan berimbas ke penurunan saham sejenis seperti Twitter, Pinterest, dan Meta Platforms.

Baca Juga: Kabar Sepekan: RI Surplus Dagang 29 Bulan, China Lagi Doyan 'Kucing-Kucingan'

Aset Kripto

  • Aset kripto menunjukan pergerakan yang moderat di tengah ekonomi global yang tersendat-sendat. Dilansir dari Coinmarketcap pukul 08.37 WIB, delapan dari 10 aset kripto dengan kapitalisasi pasar jumbo masih bertahan di zona hijau dalam 24 jam terakhir.
  • Nilai Bitcoin (BTC) tumbuh 1,46% menjadi US$19.467 per keping. Nilai Ether (ETH) ikut naik 3,76% ke US$1.351 di waktu yang sama.
  • Lalu, terdapat nilai XRP tumbuh 0,91%. Kemudian, terdapat nilai Binance Coin (BNB) yang naik 1,95%, Polkadot (DOT) yang naik 1,66%, dan nilai Solana (SOL) naik 3,82% dalam 24 jam terakhir.
  • Sama seperti yang terjadi di pasar saham AS, pelaku pasar mulai menyerbu kembali aset berisiko setelah meyakini bahwa The Fed tidak akan bertindak kepalang agresif hingga akhir tahun. Sobat Cuan bisa menyimak hubungan antara kebijakan moneter dan laju harga aset kripto di artikel berikut!
  • Namun, di saat yang sama, pelaku pasar juga masih mencemaskan tingginya inflasi dan ancaman resesi global. Imbasnya, pelaku pasar tidak mau bersikap terlalu all out terlebih dulu di pasar kripto.

Emas

  • Harga emas di pasar spot kembali menghijau di awal pekan ini. Terpantau, harga emas di pasar spot pada pukul 08.45 WIB berada di US$1.656 per ons, menguat dari posisi akhir pekan lalu US$1.631 per ons.
  • Kenaikan harga emas dibayangi oleh pelemahan nilai Dolar AS di tengah isu The Fed yang ingin menaikan suku bunganya sebesar 75 basis poin pada November mendatang.
  • Sekadar informasi, pelemahan nilai Dolar AS akan membuat harga emas menjadi relatif lebih murah bagi investor yang jarang bertransaksi menggunakan mata uang tersebut.

Baca Juga: Rangkuman Pasar: IHSG Sukses Reli Seminggu, Kripto Justru Membisu

Mulai Perjalanan Investasimu dengan Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futuresSaham AS, serta lebih dari 140 aset kripto dan belasan produk reksa dana mulai dari Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!

Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

Bagikan
Tags

Apakah artikel ini bermanfaat?

Artikel Terkait