Pluang Plus

Benefit eksklusif dengan Pluang+. Gabung sekarang!

Pluang Plus

Pluang+

Blog

Tentang Kami

Inovasi dan kemudahan adalah misi kami, lihat kisahnya di sini!

FAQ

Temukan semua jawaban tentang berinvestasi di Pluang

Kontak Kami

Kami dengan senang hati menjawab pertanyaanmu. Hubungi kami!

Karir

Bergabunglah dengan tim kami!

telegram
telegram
  • facebook_logo
  • instagram_logo
  • twitter_logo
  • youtube_logo
  • telelgram_logo
  • linkedin_logo
  • tiktok_logo
app_logo
Pluang Plus

Benefit eksklusif dengan Pluang+. Gabung sekarang!

Pluang Plus
BlogIcon
Blog
Berita & AnalisisAkademiEventKamusTips & Trik InvestasiPromo
bookmark
Bookmark
Bagikan
news

Waktu baca: 3 menit

View

0

Pluang Pagi: Saham AS Melaju Kencang, Kripto Justru Uring-Uringan

Selamat pagi, Sobat Cuan! Indeks saham AS masih unjuk gigi memasuki pertengahan pekan sementara aset kripto terpaksa jalan di tempat pada pagi hari ini. Apa sebenarnya yang terjadi? Simak selengkapnya di Pluang Pagi!

Indeks Saham AS

  • Indeks saham Amerika Serikat (AS) bersemi pada penutupan perdagangan Selasa (18/10). Nilai indeks S&P 500 dan Dow Jones Industrial Average kompak naik 1,1%, sementara Nasdaq naik 0,90%.
  • Reli yang apik dari saham Negeri Paman Sam tersebut ditopang dari kinerja keuangan emiten kuartal III 2022 yang telah dirilis. Hal ini menjadikan sentimen positif lantaran laporan keuangan tersebut lebih baik dari perkiraan sebelumnya.
  • Adapun emiten produsen pesawat, Lockheed Martin memicu reli indeks saham AS. Indeks berkode emiten LMT itu terpantau tumbuh lebih dari 8% setelah merilis laporan keuangan kuartal III tahun ini.
  • Dari sisi sektoral, saham teknologi terus bertumbuh selama hari kedua berturut-turut. Kenaikan tersebut dipimpin oleh kenaikan saham Apple sebesar 1%, setelah raksasa teknologi itu meluncurkan produk baru termasuk Apple TV 4K dan iPad Pro.
  • Saham perusahaan perangkat lunak Salesforce, ikut bertumbuh seiring dengan adanya kabar aksi korporasi dari Starboard Value yang akan memborong saham perusahaan perangkat lunak.
  • Goldman Sachs juga menjadi dongkrak laju indeks AS. Bagaimana tidak, perusahaan bank Investasi tersebut reli lebih dari 2% setelah menampilkan kinerja ciamik pada laporan keuangannya.
  • Saham sektor energi makin membara dengan rumbuh 1% di tengah harga minyak yang tersandung.

Baca Juga: Rangkuman Pasar: Kripto Jalan di Tempat, IHSG Mendadak Tak Semangat

Aset Kripto

  • Sayangnya, nasib mujur di indeks saham AS tak diikuti aset kripto yang melemah pada Rabu pagi. Dilansir dari Coinmarketcap pukul 07.00 WIB, 10 aset kripto dengan marketcap jumbo tersungkur ke zona merah dalam 24 jam terakhir.
  • Nilai Bitcoin (BTC), misalnya, melemah 1,10% dalam sehari terakhir dan kini berada di US$19.350 per keping. Sementara itu, nilai Ether (ETH) melemah 1,60% ke US$1.311 di waktu yang sama.
  • Nilai XRP melemah 2,97%, Tron (TRX) melemah 0,80%, Binance Coin (BNB) 0,83%, dan Polkadot (DOT) melemah 1,60%, nilai Dogecoin (DOGE) melemah 0,12%. Sementara Solana (SOL) terkoreksi cukup dalam sebesar 3,21% menjadi $30.20 per koin.
  • Kinerja kripto relatif datar dan cenderung menurun selama lima hari terakhir. Ternyata, kinerja indeks saham AS yang bertengger di zona hijau belum bisa mendongkrak laju nilai aset kripto.
  • Pasar kripto gagal menerima "hujan berkah" dari pergerakan indeks Wall Street lantaran volume perdagangan di pasar kripto terlihat sedang menipis. Hal ini mengindikasikan bahwa pelaku pasar masih ragu-ragu untuk bersikap bullish atau bearish di pasar kripto.
  • Sebagian besar trader menganggap bahwa posisi BTC saat ini, yakni berada di rentang US$19.000, merupakan kesempatan menarik untuk melakukan aksi akumulasi.
  • Namun, sebagian trader lainnya menganggap BTC telah bergerak di rentang harga sempit terlalu lama. Sehingga, ada kemungkinan aksi reli kripto yang diharapkan berubah jadi "harapan palsu".

Emas

  • Harga emas di pasar spot Spot naik berada di US$1,651.50 per ons pada pukul 07.00 WIB, menguat tipis dibanding posisi sehari sebelumnya US$1.650 per ons.
  • Kenaikan tersebut trerjadi lantaran nilai mata dolar AS yang mencapai level terendah sejak Kamis (6/10). Asal tahu saja, pelemahan nilai Dolar AS akan membuat harga emas menjadi relatif lebih murah bagi pelaku pasar yang jarang bertransaksis menggunakan mata uang tersebut.
  • Selain itu ekspetasi kenaikan suku bunga The federal reserve (the fed) semakin mendorong laju harga emas tersebut.

Baca Juga: Pluang Pagi: Indeks Saham AS Bergerak Apik, Kripto Ikutan Bergaya Ciamik

Mulai Perjalanan Investasimu dengan Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futuresSaham AS, serta lebih dari 140 aset kripto dan belasan produk reksa dana mulai dari Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!

Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

Bagikan
Tags

Apakah artikel ini bermanfaat?

Artikel Terkait