pluang_logo

Blog

Tentang Kami

Inovasi dan kemudahan adalah misi kami, lihat kisahnya di sini!

FAQ

Temukan semua jawaban tentang berinvestasi di Pluang

Kontak Kami

Kami dengan senang hati menjawab pertanyaanmu. Hubungi kami!

Karir

Bergabunglah dengan tim kami!

telegram
telegram
  • facebook_logo
  • instagram_logo
  • twitter_logo
  • youtube_logo
  • telelgram_logo
  • linkedin_logo
  • tiktok_logo
app_logo
pluang_logo
BlogIcon
Blog
Berita & AnalisisAkademiEventKamusTips & Trik InvestasiPromo
bookmark
Bookmark
Bagikan
news

Waktu baca: 5 menit

View

6693

Kabar Sepekan: Harga Minyak Goreng Kian Licin, Fed Mulai Bersikap Dingin

Selamat berakhir pekan, Sobat Cuan! Menemani waktu weekend-mu kali ini, yuk simak rangkuman kabar sepekan berikut!

Kabar Mancanegara Sepekan

1. The Fed Kerek Bunga Acuan Setelah Tiga Tahun

Setelah lama diantisipasi, bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed akhirnya mengerek suku bunga acuan Fed Rate sebesar 25 basis poin pada rapat Komite Pasar Federal Terbuka (FOMC), Rabu (16/3). Peristiwa ini sekaligus menandai pertama kalinya The Fed menaikkan suku bunga acuan setelah melakukannya terakhir kali pada 2018 silam.

Di kesempatan yang sama, The Fed juga mengumumkan bakal mengerek suku bunga acuan sebanyak enam kali di sisa tahun ini hingga berada di kisaran 1,9%.

2. Pemerintah China Tebar Janji Manis Pulihkan Ekonomi

Otoritas China berjanji akan menstabilkan pasar modal yang terkapar, melonggarkan regulasi bagi perusahaan internet, dan menyokong pertumbuhan sektor properti dan finansial di negeri panda tersebut melalui serangkaian regulasi. Hal tersebut terkuat di dalam rapat ekonomi tingkat tinggi pemerintah China yang dipimpin oleh Wakil Perdana Menteri China, Liu He, Rabu (16/3).

Langkah itu diharapkan bisa membantu China untuk meraih impian pertumbuhan ekonominya sebesar 5,5% pada tahun ini. Selain itu, kebijakan ini juga menjadi sinyal bahwa pemerintah China memfokuskan kebijakannya pada kepentingan investor.

Sehari setelahnya, Presiden China Xi Jinping juga berjanji untuk menimalisasi dampak negatif dari kebijakan anti-COVID China terhadap kegiatan ekonomi.

3. Makin Dikit Warga AS Minta Subsidi Pengangguran. Udah Pada Dapat Kerjaan?

Departemen Ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) mencatat sebanyak 214.000 warga AS mengklaim bantuan pengangguran pada pekan lalu. Uniknya, angka tersebut merupakan titik terendah dalam 52 tahun terakhir!

Hal ini terjadi setelah dunia usaha AS menambah permintaan tenaga kerja masif sejak awal Maret. Kondisi ini pun sejalan dengan geliat manufaktur AS yang mulai bertumbuh, terlihat dari skor indeks manufaktur PMI AS di Februari sebesar 58,6 atau naik 1 persen poin dibanding sebulan sebelumnya.

4. COVID-19 Kembali Meluas, China 'Lockdown' Shenzhen

Otoritas China memberlakukan pembatasan sosial ketat (lockdown) terhadap kota Shenzhen di Provinsi Guandong setelah kasus COVID-19 di kota tersebut melonjak drastis. Rencananya, 17,5 juta penduduk kota tersebut akan "dikurung" selama sepekan terhitung sejak Minggu (13/3).

Ekonom Bloomberg meramal pembatasan sosial tersebut akan memukul perekonomian China. Pasalnya, Shenzhen adalah salah satu jantung ekonomi utama provinsi Guandong, sebuah wilayah yang berkontribusi 11% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) China. Bahkan, pabrik Foxconn di Shenzhen pun harus setop beroperasi akibat pembatasan sosial tersebut.

Kabar Kripto Sepekan

1. Ukraina Sahkan UU Legalisasi Kripto

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada Rabu (16/3) telah menandatangani RUU yang melegalisasi industri kripto di negara tersebut. Dengan demikian, maka RUU yang diinisiasi parlemen Ukraina sejak Februari tersebut resmi "ganti baju" menjadi UU.

UU tersebut memungkinkan platform exchange Ukraina dan asing untuk beroperasi secara resmi di negara tersebut. Kemudian, bank asal Ukraina juga diperkenankan untuk membuka rekening bagi perusahaan berbasis kripto.

2. HSBC Beli Kavling di Metaverse Sandbox

Salah satu bank terkemuka di dunia asal Hong Kong, HSBC, telah membeli satu kavling "tanah" di Metaverse The Sandbox. HSBC rencananya akan menggunakan real estat tersebut untuk kegiatan berbau olahraga dan e-sports di Metaverse tersebut.

Kerja sama tersebut diharapkan membuka gerbang bagi institusi jasa keuangan lainnya untuk berinovasi di teknologi Web3.

3. Laris Jualan NFT, Kini Bored Ape Yacht Club Luncurkan Token Baru

Salah satu klub Non-Fungible Token paling hits sejagat Bored Ape Yacht Club (BAYC) telah meluncurkan token utilitas baru yang disebut ApeCoin (APE). Langkah ini menandai diversifikasi usaha BAYC dari sekadar proyek Profile Picture menjadi bisnis perdagangan, gaming, dan hiburan berbasis Web3.

4. Aave Perbarui Jaringan

Salah satu platform decentralized finance terbesar sejagat Aave telah meluncurkan versi ketiga jariangannya. Pembaruan ini meliputi integrasi DeFi Aave dengan protokol blockchain lapisan kedua lainnya, optimisasi biaya transaksi, dan integrasi dengan jajaran dompet kripto.

Baca juga: Rangkuman Kabar: China Kembali Lockdown, Produksi Nikel RI Naik Daun

Kabar Domestik Sepekan

1. Pemerintah 'Lepas' Harga Minyak Goreng Kemasan

Pemerintah mengatakan tidak akan lagi menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk minyak goreng kemasan sederhana sebesar Rp13.500 dan minyak goreng kemasan premium sebesar Rp14.000. Dengan kata lain, pemerintah akan membiarkan harga minyak kemasan sesuai dengan mekanisme pasar yang berlaku.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah mengambil kebijakan tersebut dengan mempertimbangkan perkembangan ketidakpastian global. Rencananya, kebijakan tersebut berlaku mulai Rabu (16/3) dan akan dituangkan ke dalam satu Peraturan Menteri Perdagangan.

Kendati demikian, pemerintah masih akan memberlakukan HET untuk minyak goreng curah. Namun, HET minyak curah kali ini tercatat di Rp14.000 per liter, lebih tinggi dari regulasi sebelumnya yakni Rp11.500 per liter.

2. Bank Indonesia Tahan Bunga Acuan 3,5%

Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan BI 7-Days Reverse Repo Rate di angka 3,5%. Selain itu, otoritas moneter tersebut juga mempertahankan suku bunga deposit facility dan lending facility masing-masing di 2,75% dan 4,25%.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, langkah ini diambil setelah mempertimbangkan kondisi ekonomi global maupun domestik. Di saat yang sama, Perry juga menegaskan bahwa ekonomi Indonesia diproyeksikan tumbuh antara 4,7% hingga 5,5% di tahun ini.

3. Kebutuhan Uang Tunai Saat Ramadan & Lebaran Diramal Naik

Bank Indonesia (BI) meramal kebutuhan uang selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri mendatang mencapai Rp175,3 triliun. Jumlah tersebut naik 13,4% dibanding realisasi kebutuhan uang saat Ramadan hingga Idul Fitri tahun lalu.

Deputi Gubernur BI Aida S. Budiman mengatakan, kebutguhan uang selama periode tersebut berpotensi naik dengan melihat asumsi makroekonomi dan tren realisasinya dalam beberapa tahun terakhir. Selain itu, penyaluran bantuan sosial (bansos) pemerintah juga mengerek kebutuhan dana tunai selama masa-masa tersebut.

4. 'Pabrik Petrokimia Terbesar Sejagat' Bakal Mejeng di Kalimantan Utara

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengklaim, Indonesia bakal memiliki pabrik petrokimia terbesar di dunia yang berlokasi di kawasan industri hijau Kalimantan Utara.

Luhut berujar, pabrik itu akan berlokasi di Integrated Green Industrial Park yang membentang seluas 32.000 hektare (ha) dan membutuhkan investasi senilai US$132 miliar hingga 2029.

Ia menuturkan, bahwa industri hijau tersebut akan memproduksi berbagai kebutuhan berbasis kimia seperti paracetamol dan bahan baku obat lainnya.

Baca juga: Kabar Sepekan: RI Mulai Sambut Endemi, Inflasi AS Kian Menjadi-jadi

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futures, serta aset kripto dan reksa dana! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang.

Bagikan
Tags

Apakah artikel ini bermanfaat?

RELATED_ARTICLES