Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Fitur Proarrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

Berita & Analisis

Rangkuman Pasar: IHSG Terlihat Peot, Kripto Masih Pamer Otot!
shareIcon

Rangkuman Pasar: IHSG Terlihat Peot, Kripto Masih Pamer Otot!

17 Mar 2022, 10:21 AM·Waktu baca: 4 menit
shareIcon
Kategori
Rangkuman Pasar: IHSG Terlihat Peot, Kripto Masih Pamer Otot!

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal tampil menawan di sesi perdagangan Kamis (17/3) sementara aset kripto masih betah-betah saja di zona hijau. Apa yang sebenarnya terjadi di market hari ini? Yuk, simak ulasannya di Rangkuman Pasar berikut!

IHSG

Sempat Tembus 7.000, IHSG Kembali Terkapar Lunglai

IHSG pamit undur diri dari sesi perdagangan hari ini di level 6.964,38 poin alias melemah 0,4% dibanding penutupan kemarin.

Awalnya, IHSG sempat memberikan secercah harapan di pertengahan sesi perdagangan dengan menyentuh 7.032,70, alias menembus level 7.000 untuk pertama kalinya sepanjang sejarah. Namun, apa daya, sang indeks domestik harus pasrah terkulai lemas dan kembali ke level 6.900-an.

Pelaku pasar sepertinya melakukan ambil untung tipis-tipis di sesi perdagangan kali ini. Aksi ini cukup ironis mengingat terdapat sentimen positif dari dalam negeri, utamanya dari sikap Bank Indonesia (BI) yang kembali menahan suku bunga acuannya di angka 3,5%. 

Ya, aksi tersebut seharusnya membuat pelaku pasar yakin bahwa BI masih memfokuskan kebijakannya di pemulihan ekonomi dalam negeri. Sementara itu, moncernya pertumbuhan ekonomi tentu akan membuat mengerek prospek investasi saham ke depan.

Selain itu, sentimen lain dari luar negeri yang mempengaruhi pasar modal hari ini adalah kebijakan The Fed untuk mengerek suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin. Memang, investor sudah mengantisipasi kenaikan suku bunga tersebut sebelumnya. Hanya saja, mereka juga mencemaskan niatan The Fed yang ingin mendongkrak suku bunga acuan sebanyak enam kali lagi di tahun ini.

Pelaku pasar nampaknya gugup dengan langkah agresif The Fed tersebut. Sebab, kenaikan suku bunga yang terlalu kencang bisa bermuara ke arus modal keluar dari dalam negeri.

Asing Masih Getol Borong Saham Domestik

Meski IHSG berakhir lesu, investor asing terlihat rajin memborong saham-saham domestik. Hal itu tercermin dari nilai beli bersih investor (net foreign buy) sebesar Rp708,13 miliar di pasar reguler hari ini.

Investor asing masih doyan mengoleksi saham-saham berkapitalisasi pasar jumbo. Mereka terlihat paling banyak melahap saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebesar Rp410,2 miliar. Selain itu, mereka juga terlihat getol memborong saham PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) dan PT Bukalapak Tbk (BUKA) masing-masing Rp92,3 miliar dan Rp59,9 miliar.

Di sisi lain, mereka malah melepas paling banyak saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk sebesar Rp112,1 miliar. Selain itu, mereka juga melego saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) masing-masing Rp111,6 miliar dan Rp55,9 miliar.

Baca juga: Pluang Insight: Mengadu Prospek Alibaba & Baidu Pasca Jadi Bintang Dadakan

Aset Kripto

Aset Kripto Tetap Semangat di Zona Hijau

Berbeda dengan IHSG, kondisi pasar aset kripto hari ini justru masih terlihat bersemi. Melansir Coinmarketcap pukul 16.59 WIB, sembilan dari 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar sejagat masih bertahan di zona hijau.

Nilai Bitcoin (BTC) kini bertengger di US$40.820,18 per keping alias naik 0,84% dibanding sehari sebelumnya. Ether (ETH) pun mengekor BTC dengan membukukan pertumbuhan nilai 3,18% ke US$2.766,86 di waktu yang sama.

Altcoin lainnya tak mau ketinggalan naik panggung. Tengok saja nilai XRP yang melonjak 1,99% dalam 24 jam terakhir dan diikuti oleh Cardano (ADA) dan Solana (SOL) yang nilainya masing-masing tumbuh 3,56% dan 4,15% di waktu yang sama.

Namun, dari jajaran aset kripto utama, hanya Avalanche (AVAX) saja yang berhasil mencetak pertumbuhan dua digit yakni 10,04%.

Sentimen Kripto Hari Ini

Pelaku pasar nampaknya masih dalam tahap memasang posisinya setelah The Fed mengumumkan kenaikan suku bunga acuan hingga tujuh kali dalam tahun ini. Kini, mereka agak leluasa untuk mengatur posisinya setelah The Fed akhirnya memberi kejelasan soal kebijakan moneternya.

Bahkan, pelaku pasar sepertinya sangat menyambut baik pengumuman The Fed semalam. Nilai BTC sempat menyentuh level tertingginya intraday di US$41.348.

CEO Galaxy Digital Mike Novogratz mengatakan, kenaikan suku bunga The Fed seharusnya menjadi sentimen positif bagi adopsi kripto sebagai aset investasi ke depan karena investor mencari aset alternatif pengganti nilai mata uang fiat yang terus melorot.

Di tengah moncernya kinerja kripto sore ini, terdapat dua koin yang menjadi bintang utama yakni Thorchain (RUNE) dan Aave (AAVE) yang nilainya masing-masing lompat 21,28% dan 14,5% dalam sehari terakhir.

Nilai RUNE meningkat setelah Thorchain kini memungkinkan traders untuk tukar-menukar token antar jaringan yang berbeda. Sementara itu, nilai AAVE terlihat tokcer setelah pengembangnya, The Aave Companies, meluncurkan Aave versi 3 di enam jaringan blockchain berbeda.

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futures, serta aset kripto dan reksa dana! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Ditulis oleh
channel logo

Galih Gumelar

Right baner

Galih Gumelar

Bagikan artikel ini

Artikel Terkait
weekly news
Pasar Sepekan: Rusia Tabuh Genderang 'Perang', Market Ikut Bergelombang
news card image
no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1