Pluang Plus

Benefit eksklusif dengan Pluang+. Gabung sekarang!

Pluang Plus

Pluang+

Blog

Tentang Kami

Inovasi dan kemudahan adalah misi kami, lihat kisahnya di sini!

FAQ

Temukan semua jawaban tentang berinvestasi di Pluang

Kontak Kami

Kami dengan senang hati menjawab pertanyaanmu. Hubungi kami!

Karir

Bergabunglah dengan tim kami!

telegram
telegram
  • facebook_logo
  • instagram_logo
  • twitter_logo
  • youtube_logo
  • telelgram_logo
  • linkedin_logo
  • tiktok_logo
app_logo
Pluang Plus

Benefit eksklusif dengan Pluang+. Gabung sekarang!

Pluang Plus
BlogIcon
Blog
Berita & AnalisisAkademiEventKamusTips & Trik InvestasiPromo
bookmark
Bookmark
Bagikan
news

Waktu baca: 2 menit

View

0

Rangkuman Pasar: IHSG Makin Terlihat Menghijau, Kripto Masih Terpantau Galau

Selamat sore, Sobat Cuan! IHSG terlihat bertenaga hari ini setelah BI mengumumkan kebijakan moneter terbarunya. Sementara itu, pasar kripto masih terlihat galau. Kenapa kondisi keduanya berbeda? Simak selengkapnya di sini!

IHSG

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kian bertenaga menanjak di zona hijau hingga hampir menembus level 7.000. Pada perdagangan Kamis (20/10), IHSG tutup di level 6.980,65 alias terapresiasi 1,75% dibandingkan penutupan kemarin.

Reli IHSG yang cukup berstamina tersebut tak lepas dari optimisme pasar menyambut penyesuaian bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 4,75%. Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia hari ini mengumumkan penyesuaian bunga acuan lebih rendah dari The Fed sebagai langkah preventif untuk meredam ekspektasi inflasi yang terlalu tinggi.

Besaran penyesuaian bunga acuan BI tersebut sudah sejalan dengan ekspektasi pasar. Efeknya, sebanyak 350 emiten mencatatkan performa hijau hari ini.

Investor pasar modal juga menyambut sentimen positif tersebut dengan memborong saham sejumlah emiten perbankan yang diharapkan dapat angin segar dari era bunga tinggi.

Dua bank dengan kapitalisasi terbesar yakni PT Bank Mandiri (persero) Tbk (BMRI) dan PT Bank Central Asia (BBCA) sukses duduk di jajaran top gainers sepanjang hari ini setelah keduanya mengalami apresiasi masing-masing 4,49% dan 2,72%.

Baca Juga: Pluang Pagi: The Fed Kembali Bikin Deg-degan, Saham AS & Kripto di Titik Rawan

Aset Kripto

Sementara itu, kondisi pasar kripto masih terpantau muram di Kamis sore. Tetapi, melansir Coinmarketcap pukul 15.17 WIB, setidaknya empat dari 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar sejagat melaju ke zona hijau jika diukur dalam 24 jam terakhir.

Jika dilihat dari persentase perubahan harganya, maka nilai aset kripto sejatinya bergerak volatil dalam sehari terakhir. Lagi-lagi, hal ini mengindikasikan bahwa pelaku pasar sepertinya masih ragu-ragu dalam menentukan sikap di pasar kripto.

Salah satu penyebab kecemasan pelaku pasar adalah potensi kenaikan suku bunga acuan The Fed bulan depan.

Kekhawatiran itu muncul setelah Morgan Stanley mengatakan bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga acuan lebih cepat dari antisipasi semula. Bahkan, lembaga tersebut meramal The Fed akan mengerek bunga acuan 75 basis poin di November, 50 basis poin di Desember, dan 25 basis poin di Januari.

Apalagi, jika melihat dari sisi teknikal, maka harga BTC terlihat gagal menembus level reratanya selama 20 hari terakhir. Nah, pelaku pasar melihat hal ini sebagai sinyal bahwa BTC akan masuk ke teritori bear market.

Baca Juga: Pluang Insight: Ibarat Laju Mobil, Laba Tesla 'Ngebut' Kencang di Kuartal III

Mulai Perjalanan Investasimu dengan Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futuresSaham AS, serta lebih dari 140 aset kripto dan belasan produk reksa dana mulai dari Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!

Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

Bagikan
Tags

Apakah artikel ini bermanfaat?

Artikel Terkait