Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Fitur Proarrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

Pelajari

Apa Itu Reksadana?
shareIcon

Apa Itu Reksadana?

0 dilihat·Waktu baca: 2 menit
shareIcon
apa itu reksa dana

Pada intinya, reksadana adalah suatu “wadah” himpunan dana yang dikelola oleh manajer investasi profesional. Sehingga, alih-alih berinvestasi langsung di kelas aset (misalnya instrumen pasar uang, obligasi, atau ekuitas), kamu mempekerjakan seorang manajer investasi untuk mengalokasikan danamu dalam kelas-kelas aset tersebut.

Pengertian reksadana kemudian diperjelas melalui Undang-Undang No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal. Beleid itu menyebut bahwa reksadana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam Portofolio Efek oleh Manajer Investasi (MI).

Produk reksadana dibangun berdasarkan Kontrak Investasi Kolektif (KIK) dengan manajer investasi dan bank kustodian. Kontrak tersebut mengikat pemilik Unit Penyertaan (UP) reksadana, di mana manajer investasi memiliki wewenang untuk mengelola KIK dan bank kustodian berwenang untuk melaksanakan jasa penitipan kolektif atas efek yang dimiliki secara bersama.

Jenis-Jenis Produk Reksadana

Jenis-jenis produk reksadana menurut alokasi portofolionya adalah sebagai berikut : 

  1. Reksadana pasar uang. Melalui reksadana ini, manajer investasi akan menanamkan dana investor di dalam instrumen pasar uang, di antaranya deposito berjangka, Sertifikat Bank Indonesia (SBI), Surat Berharga Pasar Uang (SBPU), dan surat utang bertenor kurang dari satu tahun.
  2. Reksadana pendapatan tetap. Manajer investasi menaruh minimum 80% dana investor ke dalam instrumen obligasi yang diterbitkan pemerintah maupun perusahaan. 
  3. Reksadana saham. Manajer investasi menaruh minimum 80% dana investor ke dalam beberapa instrumen saham. 
  4. Reksadana campuran. Manajer investasi akan mengalokasikan dana ke berbagai instrumen keuangan seperti deposito, obligasi, pasar uang, dan saham.

Perbedaan Reksadana

Jenis ReksadanaPenjelasanTujuan Alokasi DanaRisikoImbal HasilPergerakan HargaPeriode Investasi
Reksadana Pasar UangDana investor dialokasikan ke instrumen pasar uang (instrumen sekuritas dengan tenor di bawah 1 tahun)Deposito berjangka, sertifikat deposito, sertifikat Bank Indonesia, instrumen pasar uangRendahRendahStabilDi bawah 1 tahun
Reksadana Pendapatan TetapSetidaknya 80% dana dialokasikan ke instrumen utang atau obligasiObligasi, instrumen pasar uangRendah - moderatMediumAgak volatil1 - 3 tahun
Reksadana SahamSetidaknya 80% dana dialokasikan ke instrumen sahamSaham, instrumen pasar uangTinggiTinggiVolatillebih dari 5 tahun
Reksadana CampuranDana ditempatkan di beragam portofolioSaham, obligasi, pasar uangModerat - tinggiMedium - tinggiAgak volatil - volatil3 - 5 tahun

Investor juga bisa memilih reksadana berdasarkan prinsip pengelolaan yakni reksadana konvensional atau reksadana syariah: 

JenisPenjelasanCara Pengelolaan Reksadana
Reksadana KonvensionalProduk reksadana di mana dana investor dialokasikan ke berbagai jenis instrumen finansial seperti saham, obligasi, dan depositoDana investor dikelola berdasarkan prinsip Kontrak Investasi Kolektif (KIK).Manajer investasi diperbolehkan untuk berinvestasi di beragam instrumen sekuritas.
Reksadana SyariahDana investor dialokasikan ke instrumen finansial yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariahTerdapat proses "pembersihan" pendapatan dengan membedakan sumber pendapatan halal dan non-halal.Manajer investasi hanya diperbolehkan investasi di instrumen keuangan yang masuk ke dalam daftar saham syariah.

Ditulis oleh
channel logo

Galih Gumelar

Right baner

Bagikan artikel ini

Artikel Terkait
1.

Produk Reksadana Apa Saja yang Ada di Pluang?

card-image
2.

Perbedaan Menabung di Bank vs Reksadana Berbasis Surat Utang

card-image
3.

Investasi Langsung dalam Kelas Aset Vs Investasi di Reksadana

card-image
4.

Cara Berinvestasi Reksadana Efektif di Aplikasi Pluang

card-image
5.

7 Alasan Berinvestasi Reksadana

card-image
6.

3 Strategi Mudah Investasi Reksadana

card-image
7.

Apa Itu Reksadana?

card-image
8.

Bagaimana Cara Membaca Fund Fact Sheet?

card-image
9.

Risiko Reksadana Pendapatan Tetap dan Pasar Uang

card-image
10.

Biaya-Biaya Investasi Reksadana

card-image

Pelajari Materi Lainnya

cards
Pemula
Diversifikasi 101

Salah satu konsep penting dalam investasi adalah...

no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1