Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+
Artikel FAQ

Bagaimana Pluang Menentukan Nilai Tukar IDR-USD?

Nilai tukar IDR-USD yang kamu dapatkan di Pluang ditentukan oleh bank kustodian yang menjadi rujukan Pluang, lembaga yang diawasi oleh Bank Indonesia dan beroperasi sesuai aturan OJK. Pluang tidak menetapkan kursnya sendiri dan tidak memublikasikan kurs tetap harian: kurs dari bank kustodian tersebut mengikuti pergerakan pasar valuta asing secara real-time, sehingga berubah sepanjang hari seiring pergerakan pasar. Karena itu, terdapat spread yang ditambahkan di atas kurs pasar dasarnya, dan besar-kecilnya spread bergantung pada beberapa faktor — volatilitas pasar, volume perdagangan, dan waktu persis kamu melakukan konversi. Konversi pada sesi yang tenang dan likuid biasanya memiliki spread yang lebih sempit dibanding konversi saat pasar bergerak tajam. Spread ini sudah melekat di dalam kursnya sendiri dan sepenuhnya terpisah dari biaya konversi 0,25% ditambah PPN yang dikenakan Pluang atas transaksi tersebut.


  • Sumber kurs: Bank kustodian rujukan Pluang yang menetapkan kurs IDR-USD; Pluang tidak menetapkan sendiri kursnya.
  • Pengawasan: Bank kustodian tersebut diawasi oleh Bank Indonesia (BI) dan mematuhi aturan OJK.
  • Mengikuti pasar: Kurs mengikuti pergerakan pasar valuta asing secara real-time, bukan angka tetap harian.
  • Spread: Spread ditambahkan di atas kurs pasar dasar dan sudah melekat pada kurs yang kamu lihat.
  • Yang menggerakkan spread: Volatilitas pasar, volume perdagangan, dan waktu konversi — bukan markup yang tetap.
  • Terpisah dari biaya: Spread berbeda dari biaya konversi 0,25% ditambah PPN 11% yang dikenakan atas transaksi.

Pertanyaan terkait:

Q: Siapa yang sebenarnya menetapkan kurs IDR-USD yang diterapkan Pluang?
Bank kustodian rujukan Pluang yang menetapkannya, bukan Pluang. Bank tersebut diawasi oleh Bank Indonesia dan beroperasi sesuai aturan OJK, sehingga kursnya berasal dari lembaga keuangan yang diregulasi, bukan ditentukan sendiri secara internal oleh aplikasi. Pluang meneruskan kurs yang diberikan bank kustodian pada saat konversimu dilakukan, itulah sebabnya angka yang kamu lihat bergerak mengikuti pasar dan tidak tetap sepanjang hari perdagangan.

Q: Apa itu spread, dan kenapa besarnya berubah-ubah?
Spread adalah margin yang ditambahkan di atas kurs pasar dasar, dan sudah melekat pada kurs yang ditampilkan kepadamu, bukan ditulis sebagai baris biaya terpisah. Lebar spread bergantung pada volatilitas pasar, volume perdagangan, dan waktu persis kamu melakukan konversi. Saat pasar valuta asing tenang dan likuid, spread biasanya lebih sempit; saat pasar bergerak tajam atau sepi transaksi, spread cenderung melebar mengikuti kondisi tersebut.

Q: Apakah Pluang memakai kurs yang sama dengan kurs referensi Bank Indonesia?
Tidak. Pluang menerapkan kurs dari bank kustodian rujukannya, yang mengikuti pergerakan pasar valuta asing secara langsung dan memiliki spread tersendiri. Peran Bank Indonesia di sini adalah sebagai pengawas bank kustodian tersebut, bukan sebagai sumber kurs yang kamu terima. Jadi angka yang muncul di aplikasi tidak akan sama persis dengan kurs tengah atau kurs referensi yang dipublikasikan, karena spread dan pergerakan pasar real-time keduanya sudah tercermin di dalamnya.

Q: Kenapa kursnya bisa berbeda antara dua konversi di hari yang sama?
Karena kurs mengikuti pasar valuta asing secara real-time, dan spread di atasnya merespons volatilitas, volume, serta waktu konversi. Dua konversi yang dilakukan berselang beberapa jam pada hari yang sama karena itu bisa mendapat kurs yang berbeda, bahkan untuk nominal yang sama. Ini adalah perilaku pasar yang wajar, bukan perubahan harga dari Pluang, dan biaya konversinya sendiri tetap 0,25% ditambah PPN 11%.