Berapa Modal Minimum dan Biaya Apa Saja untuk ETF Emas Syariah?
Minimum pembelian adalah satu lot, yaitu 100 unit — satuan perdagangan standar di Bursa Efek Indonesia, yang berlaku untuk ETF persis seperti untuk saham. Berapa rupiahnya bergantung pada harga unit produk yang kamu beli, karena kamu membayar harga unit × 100 ditambah biaya. Pada harga saat pencatatan 10 Agustus 2026, satu lot berkisar sekitar Rp24.800 untuk XTRA hingga sekitar Rp102.100 untuk XSGO — tetapi harga pasar bergerak, dan layar konfirmasi order menampilkan jumlah persisnya sebelum kamu mengirim order. Di atas nilai pembelian, kamu membayar biaya transaksi yang identik dengan saham Indonesia: 0,15% all-in untuk beli dan 0,25% all-in untuk jual. Dua biaya lain berada di luar itu: biaya pengelolaan yang dikenakan di dalam reksa dana, dan selisih harga beli-jual yang kamu lewati di bursa.
- Satu lot = 100 unit, selalu. Lot adalah satuan perdagangan bursa, bukan aturan Pluang, dan tidak berbeda antar-kelima produk. Yang berbeda adalah nilai rupiah satu lot, karena itu harga unit × 100.
- Contoh perhitungan. Pada harga unit Rp1.000, satu lot bernilai Rp100.000 sebelum biaya. Biaya beli 0,15% menambah Rp150, sehingga kamu membayar Rp100.150. Menjual lot yang sama di harga yang sama dikenakan 0,25%, atau Rp250, sehingga kamu menerima Rp99.750.
- Empat lapisan biaya pada posisi ETF:
- Biaya transaksi — 0,15% beli, 0,25% jual, all-in, ditampilkan di layar konfirmasi order sebelum kamu mengirim.
- Biaya pengelolaan di dalam reksa dana — dikenakan manajer investasi dan tercermin pada NAB, bukan ditagihkan kepadamu. Tercantum di prospektus tiap reksa dana.
- Selisih harga beli-jual (spread) — jarak antara harga beli dan jual terbaik saat kamu bertransaksi. Lebih lebar pada produk yang perdagangannya tipis.
- e-Materai — bea meterai Rp10.000, dikenakan saat total nilai transaksi harianmu melebihi Rp10.000.000, aturan yang sama dengan saham Indonesia.
- Yang tidak kamu bayar: tidak ada biaya pembukaan rekening, tidak ada biaya penyimpanan (custody fee), dan tidak ada biaya inaktivitas — sama dengan rekening Saham Indonesia yang dipakai untuk mentransaksikan ETF ini.
- Harga unit bukan ukuran biaya. XTRA yang dibuka di Rp248 dan XSGO di Rp1.021 hanya menunjukkan besar satu potongan, bukan reksa dana mana yang lebih murah dimiliki. Biaya berjalan ada pada biaya pengelolaan, yang terpisah.
Pertanyaan terkait:
Q: Bisakah saya membeli kurang dari 100 unit?
Tidak. Satu lot berisi 100 unit adalah satuan perdagangan standar di Bursa Efek Indonesia, dan berlaku untuk unit ETF sama seperti untuk saham. Kamu bisa membeli lebih dari satu lot, tetapi tidak bisa membeli pecahan satu lot. Ini berbeda dari emas digital di Pluang, yang bisa dibeli mulai Rp10.000 atau 0,01 gram.
Q: Dari kelimanya, mana yang butuh modal awal paling kecil?
Pada harga saat pencatatan, XTRA punya harga unit terendah di Rp248, sehingga satu lot sekitar Rp24.800 — modal masuk terkecil di antara kelimanya. Namun harga bergerak setelah pencatatan, jadi cek harga terkini di aplikasi. Modal masuk yang lebih kecil juga tidak menunjukkan reksa dana mana yang lebih baik atau lebih murah untuk dipegang.
Q: Apakah biaya ETF berbeda dari biaya saham Indonesia?
Tidak — biayanya sama. Beli dikenakan 0,15% all-in dan jual 0,25% all-in, mencakup biaya trading Pluang, PPN, serta biaya bursa dan regulasi yang wajib. Tarif jual lebih tinggi karena mencakup pajak penghasilan final 0,10% yang tidak berlaku pada pembelian.
Q: Apakah saya perlu menghitung biayanya sendiri?
Tidak. Biaya dihitung otomatis dari total nilai transaksi dan ditampilkan di layar konfirmasi order sebelum kamu mengirim, sehingga kamu melihat jumlah persis yang akan kamu bayar atau terima. Tidak ada potongan mengejutkan setelah transaksi selesai.