Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+
Artikel FAQ

Apa itu Mark Price pada Crypto Futures?

Mark Price adalah harga acuan yang dihitung dari rata-rata tertimbang harga di bursa kripto global utama, digunakan di Crypto Futures Pluang sebagai patokan untuk menghitung P&L belum terealisasi dan menentukan level likuidasimu, bukan hanya mengandalkan order book Pluang sendiri. Karena menggabungkan data harga dari beberapa bursa besar alih-alih satu sumber saja, Mark Price bergerak lebih halus dibanding feed harga mentah dari satu bursa manapun, yang berdampak langsung bagimu karena baik keuntungan-rugi yang ditampilkan maupun titik pemicu likuidasi terkait dengannya, bukan pada harga terakhir tempat transaksi kebetulan tereksekusi di Pluang. Mark Price juga memainkan peran kedua: menjadi harga acuan yang digunakan Pluang untuk memvalidasi apakah trigger price Take Profit atau Stop Loss yang kamu masukkan berada dalam rentang yang bisa diterima saat kamu menambahkan TP/SL pada posisi yang sudah kamu miliki.


  • Mark Price meredam lonjakan harga jangka pendek di satu bursa tertentu, sehingga P&L dan pemicu likuidasimu tidak ditentukan oleh pergerakan harga sesaat yang tidak mencerminkan kondisi pasar secara luas.
  • Ini melindungi kamu dari likuidasi yang tidak adil atau terlalu dini saat kondisi pasar sangat volatil, di mana satu bursa yang sesaat mencatat harga di luar kewajaran bisa memaksamu keluar dari posisi yang sebenarnya akan bertahan di bawah harga pasar normal.
  • Mark Price juga menjadi harga acuan untuk memvalidasi trigger price Take Profit dan Stop Loss saat kamu menambahkan TP/SL pada posisi yang sudah terbuka, berbeda dengan harga limit atau market yang digunakan saat TP/SL dipasang bersama order baru.
  • Mark Price diperbarui secara terus-menerus seiring pergerakan harga bursa acuan, sehingga angka yang kamu lihat untuk P&L belum terealisasi atau jarak menuju likuidasi mencerminkan kondisi pasar terkini, bukan snapshot yang usang.

Pertanyaan terkait:

T: Apakah Mark Price sama dengan harga transaksi terakhir?
Tidak — harga transaksi terakhir hanya mencerminkan order book Pluang sendiri, sedangkan Mark Price adalah rata-rata tertimbang dari bursa global utama, sehingga lebih tahan terhadap manipulasi dan lebih tidak mudah melonjak tiba-tiba dibanding transaksi terakhir dari satu order book saja.

T: Kenapa Pluang menggunakan Mark Price, bukan harga terakhir, untuk likuidasi?
Penggunaan Mark Price mencegah likuidasi yang tidak wajar akibat lonjakan harga sesaat yang tidak mencerminkan kondisi pasar secara luas, sehingga posisimu dinilai terhadap patokan yang lebih sulit dipengaruhi oleh volatilitas sesaat di satu bursa manapun.

T: Apakah Mark Price memengaruhi harga eksekusi order saya?
Tidak — Market dan Limit Order tereksekusi berdasarkan harga order book yang berjalan, bukan Mark Price; Mark Price khusus digunakan untuk perhitungan P&L dan likuidasi, serta untuk memvalidasi trigger price TP/SL pada posisi yang sudah ada.

T: Seberapa sering Mark Price diperbarui?
Diperbarui secara terus-menerus hampir real-time seiring pergerakan harga di bursa acuan, sehingga P&L belum terealisasi dan jarak likuidasi yang kamu lihat mencerminkan kondisi terkini, bukan nilai yang tertunda atau tetap.