Siapa yang bertanggung jawab jika AI agent salah bertransaksi?
"Salah bertransaksi" bisa berarti dua hal yang sangat berbeda, dan keduanya ditangani secara berbeda. Setiap transaksi yang dilakukan agent berjalan di bawah akun kamu, menggunakan izin spesifik yang kamu berikan. Kalau agent melakukan persis sesuai instruksi kamu tapi hasil transaksinya buruk — harga bergerak melawan posisi kamu, strategi kurang optimal — itu adalah risiko investasi biasa, tidak berbeda dari transaksi manual yang hasilnya tidak sesuai harapan, dan bukan indikasi ada yang salah dengan koneksi agent-nya. Kalau agent justru salah menafsirkan instruksi kamu atau mengeksekusi sesuatu yang tidak kamu maksud, itu adalah kesalahan eksekusi sungguhan — laporkan ke customer support Pluang begitu kamu menyadarinya, dan akan ditinjau kasus per kasus. Kebijakan tanggung jawab resmi Pluang untuk kasus ini belum dipublikasikan.
Membedakan dua skenario ini penting karena masing-masing butuh respons yang berbeda:
- Skenario 1 — agent melakukan persis sesuai instruksi kamu, dan transaksinya merugi. Ini adalah risiko pasar standar. Setiap transaksi, baik manual maupun lewat agent, bisa bergerak melawan posisi kamu. Pluang tidak menjamin imbal hasil atas transaksi apa pun, dan AI agent yang mengikuti instruksi kamu dengan benar tapi hasilnya merugi tidak dianggap sebagai kesalahan — ini risiko yang sama seperti kalau kamu menempatkan order itu sendiri.
- Skenario 2 — agent mengeksekusi sesuatu yang tidak kamu minta, atau salah membaca instruksi kamu. Ini adalah kesalahan eksekusi sungguhan, bukan risiko pasar biasa. Kalau kamu merasa ini terjadi, lihat "What support is available if an AI agent executes a trade I didn't intend?" — artikel itu membahas langkah praktis untuk melaporkannya. Kebijakan tanggung jawab resmi Pluang untuk kasus ini belum dipublikasikan, dan setiap kasus saat ini ditinjau langsung oleh support.
- Yang tidak berubah di kedua kasus: transaksi tetap ditempatkan di bawah akun kamu, menggunakan akses dan izin yang kamu atur sendiri.
- Mengurangi risiko sejak awal: kamu bisa membatasi kewenangan agent sebelum ada masalah — lihat "Are there trading limits (per-transaction or daily) when using an AI agent?", cara proaktif untuk membatasi potensi kerugian dari kedua skenario di atas.
Pertanyaan terkait:
Q: Apakah transaksi yang merugi dari AI agent saya dianggap kesalahan?
Tidak dengan sendirinya. Kalau agent menjalankan instruksi kamu dengan benar dan transaksinya sekadar merugi, itu risiko investasi biasa — sama seperti transaksi manual yang hasilnya tidak sesuai harapan. Pluang tidak menganggap transaksi yang dieksekusi dengan benar tapi hasilnya buruk sebagai kesalahan agent, dan tidak menjamin imbal hasil atas transaksi apa pun lewat Pluang Agentic Trading, baik manual maupun lewat agent.
Q: Apa yang harus saya lakukan jika saya merasa AI agent melakukan transaksi yang tidak saya maksud?
Anggap ini sebagai kesalahan eksekusi sungguhan, bukan risiko biasa, dan laporkan lewat kanal support Pluang begitu kamu menyadarinya. Lihat "What support is available if an AI agent executes a trade I didn't intend?" untuk proses spesifiknya.
Q: Bisakah saya membatasi seberapa banyak AI agent saya boleh bertransaksi untuk mengurangi risiko ini?
Bisa. Kamu bisa menetapkan batas transaksi per order dan harian sebelum menghubungkan agent, yang membatasi seberapa besar dampak satu instruksi yang salah dipahami — atau satu transaksi buruk — terhadap akun kamu.
Q: Apakah Pluang menjamin kompensasi jika transaksi AI agent saya merugi?
Tidak. Pluang tidak menjanjikan remediasi atau kompensasi yang dijamin untuk transaksi yang merugi, baik ditempatkan manual maupun lewat AI agent — itu risiko investasi biasa.