Perbedaan Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund dan 22nd Century Group Inc: Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund diperdagangkan di $112,85 (kapitalisasi pasar $21,89B), sedangkan 22nd Century Group Inc diperdagangkan di $0,81 (kapitalisasi pasar $621,67K). Perbedaan utamanya: 22nd Century Group Inc jauh lebih besar — sekitar 28,4× kapitalisasi pasar Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund, dan 22nd Century Group Inc lebih aktif diperdagangkan (45.625 vs 5.690.342). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund selama 114 Hari dan 22nd Century Group Inc selama 32 Hari.
| XLY | XXII | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $21,89B | $621,67K |
Volume | 5.690.342 | 45.625 |
Tertinggi 52 Minggu | $124,52 | $483,00 |
Terendah 52 Minggu | $105,64 | $0,80 |
Rata-rata Waktu Simpan | 114 Hari | 32 Hari |
Sektor | — | Consumer Staples |
Nilai Perusahaan | — | -$3,69M |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
XLY menunjukkan kinerja positif dengan kenaikan harga 1,34% menjadi $112,85, didukung sinyal bullish secara keseluruhan meski moving average masih bearish. ETF konsumen diskresioner ini menghadapi tekanan dari underperformance terhadap S&P 500 sepanjang 2026, dengan penurunan lebih dari 7% tahun ini. Analis memberikan konsensus buy 100% meski terdapat risiko inflasi yang mempengaruhi daya beli konsumen.
Outlook XLY bergantung pada ketahanan belanja konsumen di tengah lingkungan inflasi. Peluang muncul dari tren 'funflation' dan pertumbuhan penjualan ritel liburan yang diperkirakan 4,8%, namun risiko utama adalah tekanan inflasi berkelanjutan dan underperformance sektoral terhadap pasar yang lebih luas.
XXII diperdagangkan pada $0,81 dengan penurunan 8,96% dalam 24 jam. Sinyal teknis keseluruhan bearish didukung oleh moving averages yang bearish. Perusahaan menunjukkan tantangan fundamental dengan margin laba kotor negatif -54,6% dan rugi bersih -$5,05 juta pada 2025. Namun, analis menunjukkan konsensus buy 75% dengan target harga rata-rata $1.240, mencerminkan potensi upside signifikan dari level saat ini.
Outlook: Potensi pertumbuhan dari platform tembakau rendah nikotin dan ekspansi ritel 5.000 outlet, namun risiko tinggi dari kinerja keuangan negatif dan volatilitas pasar. Peluang terletak pada adopsi regulasi nikotin yang lebih ketat di Eropa, sementara risiko utama adalah margin negatif yang berkelanjutan dan eksekusi komersial yang lambat.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Untuk melacak kinerja indeks, reksa dana indeks ini menginvestasikan sebagian besar, tetapi setidaknya 95%, dari total asetnya dalam sekuritas dari indeks target. Reksa dana indeks ini mencakup perusahaan di industri berikut: ritel; hotel, restoran dan rekreasi; tekstil, pakaian dan barang mewah; barang rumah tangga; mobil; komponen mobil; distributor; produk rekreasi; dan layanan konsumen yang terdiversifikasi. Reksa dana indeks ini tidak terdiversifikasi.
Selengkapnya di halaman XLY →22nd Century Group adalah perusahaan bioteknologi tanaman yang menggunakan rekayasa genetika untuk mengontrol kadar nikotin pada tanaman tembakau. Lini produk utamanya, VLN®, adalah satu-satunya rokok bakar pertama yang diizinkan oleh FDA sebagai Produk Tembakau dengan Risiko Modifikasi (MRTP), mengandung nikotin 95% lebih sedikit daripada rokok tradisional untuk membantu perokok dewasa mengurangi kebiasaan merokok.
Selengkapnya di halaman XXII →