Perbedaan Materials Select Sector SPDR Fund dan Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund: Materials Select Sector SPDR Fund diperdagangkan di $49,43 (kapitalisasi pasar $7,73B), sedangkan Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund diperdagangkan di $112,85 (kapitalisasi pasar $21,89B). Perbedaan utamanya: Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund jauh lebih besar — sekitar 2,8× kapitalisasi pasar Materials Select Sector SPDR Fund, dan Materials Select Sector SPDR Fund lebih aktif diperdagangkan (13.681.146 vs 5.690.342). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Materials Select Sector SPDR Fund selama 70 Hari dan Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund selama 114 Hari.
| XLB | XLY | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $7,73B | $21,89B |
Volume | 13.681.146 | 5.690.342 |
Tertinggi 52 Minggu | $53,67 | $124,52 |
Terendah 52 Minggu | $42,23 | $105,64 |
Rata-rata Waktu Simpan | 70 Hari | 114 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
XLB (Materials Select Sector SPDR ETF) diperdagangkan di $49.27 dengan kenaikan harian 0.59%. Sinyal teknis keseluruhan bearish dengan moving averages menunjukkan tekanan jual, sementara osilator netral. ETF ini berfokus pada sektor bahan dasar dengan konsentrasi tinggi di bahan kimia (49% aset) dan 10 holding teratas mencakup 59% portofolio. Dividen $0.23 dijadwalkan untuk September 2026.
Outlook XLB menghadapi tantangan dari valuasi yang terbatas setelah rebound sektoral, dengan bahan kimia menunjukkan kombinasi nilai dan kualitas terlemah. Potensi upside terbatas meski mendapat dukungan tren infrastruktur dan manufaktur. Risiko utama termasuk volatilitas siklus bahan dasar dan konsentrasi portofolio yang tinggi.
XLY (Consumer Discretionary Select Sector SPDR ETF) diperdagangkan di $111.7 dengan kenaikan harian 0.31%. Sinyal teknis keseluruhan bullish meskipun moving averages menunjukkan tekanan jual. ETF ini mengalami underperformance tahunan dengan penurunan lebih dari 7% pada 2026, tertinggal dari sektor consumer staples. Analis memberikan konsensus beli 100% dengan ekspektasi pemulihan seiring tren 'funflation' dan pengeluaran konsumen yang tangguh.
Outlook XLY bergantung pada ketahanan pengeluaran konsumen dan momentum 'funflation'. Risiko utama termasuk tekanan inflasi berkelanjutan dan volatilitas pasar. Dengan eksposur ke saham-saham discretionary terkemuka, ETF ini menawarkan potensi pemulihan jika kondisi ekonomi mendukung, namun investor perlu memantau tekanan kompetitif dari sektor staples dan sensitivitas terhadap siklus ekonomi.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Untuk melacak kinerja indeks, reksa dana indeks ini menginvestasikan sebagian besar, tetapi setidaknya 95%, dari total asetnya dalam sekuritas dari indeks target. Reksa dana indeks ini mencakup perusahaan di industri berikut: bahan kimia; logam dan pertambangan; kertas dan hasil hutan; wadah dan pengemasan; dan bahan konstruksi. Reksa dana indeks ini tidak terdiversifikasi.
Selengkapnya di halaman XLB →Untuk melacak kinerja indeks, reksa dana indeks ini menginvestasikan sebagian besar, tetapi setidaknya 95%, dari total asetnya dalam sekuritas dari indeks target. Reksa dana indeks ini mencakup perusahaan di industri berikut: ritel; hotel, restoran dan rekreasi; tekstil, pakaian dan barang mewah; barang rumah tangga; mobil; komponen mobil; distributor; produk rekreasi; dan layanan konsumen yang terdiversifikasi. Reksa dana indeks ini tidak terdiversifikasi.
Selengkapnya di halaman XLY →