Perbedaan Workiva Inc dan Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund: Workiva Inc diperdagangkan di $73,25 (kapitalisasi pasar $4,01B), sedangkan Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund diperdagangkan di $112,85 (kapitalisasi pasar $21,89B). Perbedaan utamanya: Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund jauh lebih besar — sekitar 5,5× kapitalisasi pasar Workiva Inc, dan Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund lebih aktif diperdagangkan (5.690.342 vs 1.301.708). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Workiva Inc selama 21 Hari dan Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund selama 114 Hari.
| WK | XLY | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $4,01B | $21,89B |
Volume | 1.301.708 | 5.690.342 |
Sektor | Technology | — |
Tertinggi 52 Minggu | $93,31 | $124,52 |
Terendah 52 Minggu | $44,31 | $105,64 |
Rata-rata Waktu Simpan | 21 Hari | 114 Hari |
Nilai Perusahaan | $3,99B | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham WK diperdagangkan pada $73.25, naik 2.4% dalam 24 jam, dengan momentum teknis bullish dan harga saat ini mendekati level pivot $73. Perusahaan menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang kuat, dengan revenue 2026 mencapai $966 juta dan margin laba bersih positif 4.87%, didukung oleh kinerja EPS yang konsisten mengungguli ekspektasi analis. Berita terbaru menyoroti inovasi AI dan penambahan ke indeks S&P, meningkatkan visibilitas.
Outlook positif didorong oleh konsensus beli 88.89% dari analis dengan target harga rata-rata $86, namun valuasi P/E 87.73 tergolong tinggi. Risiko utama termasuk ketergantungan pada efisiensi operasional untuk mempertahankan profitabilitas dan volatilitas pasar yang dapat menguji level support terdekat di $71-72.
XLY (Consumer Discretionary Select Sector SPDR ETF) diperdagangkan di $111.7 dengan kenaikan harian 0.31%. Sinyal teknis keseluruhan bullish meskipun moving averages menunjukkan tekanan jual. ETF ini mengalami underperformance tahunan dengan penurunan lebih dari 7% pada 2026, tertinggal dari sektor consumer staples. Analis memberikan konsensus beli 100% dengan ekspektasi pemulihan seiring tren 'funflation' dan pengeluaran konsumen yang tangguh.
Outlook XLY bergantung pada ketahanan pengeluaran konsumen dan momentum 'funflation'. Risiko utama termasuk tekanan inflasi berkelanjutan dan volatilitas pasar. Dengan eksposur ke saham-saham discretionary terkemuka, ETF ini menawarkan potensi pemulihan jika kondisi ekonomi mendukung, namun investor perlu memantau tekanan kompetitif dari sektor staples dan sensitivitas terhadap siklus ekonomi.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Workiva adalah penyedia platform berbasis cloud terkemuka untuk pelaporan dan kepatuhan yang kompleks. Platform ini memungkinkan organisasi untuk menghubungkan dan mengelola data di seluruh pelaporan keuangan, ESG, dan GRC, berfungsi sebagai sumber kebenaran tunggal untuk pengungkapan yang dapat diaudit dan transparan bagi regulator dan pemangku kepentingan.
Selengkapnya di halaman WK →Untuk melacak kinerja indeks, reksa dana indeks ini menginvestasikan sebagian besar, tetapi setidaknya 95%, dari total asetnya dalam sekuritas dari indeks target. Reksa dana indeks ini mencakup perusahaan di industri berikut: ritel; hotel, restoran dan rekreasi; tekstil, pakaian dan barang mewah; barang rumah tangga; mobil; komponen mobil; distributor; produk rekreasi; dan layanan konsumen yang terdiversifikasi. Reksa dana indeks ini tidak terdiversifikasi.
Selengkapnya di halaman XLY →