Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Vanguard Dividend Appreciation Index Fund ETF (VIG) vs Wendys Co (WEN)

Vanguard Dividend Appreciation Index Fund ETFTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Vanguard Dividend Appreciation Index Fund ETF dan Wendys Co: Vanguard Dividend Appreciation Index Fund ETF diperdagangkan di $239,23 (kapitalisasi pasar $132,40B), sedangkan Wendys Co diperdagangkan di $6,25 (kapitalisasi pasar $1,19B). Perbedaan utamanya: Vanguard Dividend Appreciation Index Fund ETF jauh lebih besar — sekitar 111,3× kapitalisasi pasar Wendys Co, dan Wendys Co membagikan dividen 4,49%, sedangkan Vanguard Dividend Appreciation Index Fund ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Vanguard Dividend Appreciation Index Fund ETF selama 134 Hari dan Wendys Co selama 77 Hari.

VIGWEN
Kapitalisasi Pasar
$132,40B$1,19B
Volume
1.287.1885.622.905
Tertinggi 52 Minggu
$246,61$9,33
Terendah 52 Minggu
$210,70$6,10
Rata-rata Waktu Simpan
134 Hari77 Hari
Sektor
—Consumer Cyclical
Nilai Perusahaan
—$4,92B
Imbal Hasil Dividen
—4,49%

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

Vanguard Dividend Appreciation Index Fund ETF

VIG (Vanguard Dividend Appreciation ETF) diperdagangkan di $239.0 dengan kenaikan 0.85% hari ini. Sinyal teknis keseluruhan bullish dengan moving averages mendukung tren naik. ETF ini fokus pada perusahaan dengan riwayat peningkatan dividen minimal 10 tahun berturut-turut, menawarkan profil pertumbuhan dividen yang stabil meski yield saat ini relatif rendah.

Outlook positif untuk investor jangka panjang yang mencari pertumbuhan dividen berkelanjutan. Risiko utama termasuk sensitivitas terhadap suku bunga dan pertumbuhan dividen yang melambat. Analis melihat VIG sebagai pilihan solid untuk eksposur dividen berkualitas dengan potensi apresiasi modal jangka panjang.

Wendys Co

Saham WEN diperdagangkan di $6.16 dengan kenaikan harian 0.82%, namun secara teknis menunjukkan sinyal bearish dengan penurunan 71% dalam 5 tahun terakhir. Valuasi terlihat murah dengan P/E 9.45 dan P/S 0.54, namun fundamental melemah dengan margin laba bersih turun dari 8.46% (2022) menjadi 5.72% (2026). Perusahaan menghadapi tekanan dari penurunan penjualan sama-toko selama 6 kuartal berturut-turut dan kebangkrutan franchisee besar.

Outlook tetap menantang dengan tekanan kompetitif dan utang tinggi ($2.66B), namun valuasi rendah dan dividen $0.07 bisa menarik investor value. Risiko utama termasuk penurunan penjualan berkelanjutan dan tekanan franchisee. Analis menunjukkan 64.71% hold dengan target konsensus $7.58, mengindikasikan potensi kenaikan 23% dari harga saat ini.

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

VIG
78% Beli22% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 134 Hari
WEN
100% Beli0% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 77 Hari

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

Tentang Vanguard Dividend Appreciation Index Fund ETF

Penasihat reksa dana indeks ini menggunakan pendekatan investasi indeks yang dirancang untuk melacak kinerja indeks, yang terdiri dari saham perusahaan yang memiliki pertumbuhan dividen yang konsisten. Penasihat reksa dana ini berusaha meniru kinerja indeks target dengan menginvestasikan seluruh atau sebagian besar asetnya dalam saham-saham yang membentuk indeks, memegang setiap saham dengan proporsi yang hampir sama seperti bobotnya dalam indeks tersebut.

Selengkapnya di halaman VIG →

Tentang Wendys Co

Wendy's Company adalah restoran burger cepat saji terbesar kedua di Amerika Serikat dari segi angka penjualan, dengan angka $11,1milyar pada tahun 2021, yang sedikit mengungguli Burger King ($10,3milyar) dan berada jauh di belakang McDonald's ($45,7milyar). Setelah melepas Tim Horton (tahun 2006) dan Arby's (tahun 2011), firma ini hanya mengelola bisnis burgernya sendiri, dengan menjual hampir 7.000 total unit di 30 negara. Wendy's meraih pemasukan dari penjualan burger, sandwich ayam, salad, dan kentang goreng melalui cabang miliknya sendiri, melalui pembayaran royalti dan biaya marketing dari pemegang franchise (meliputi 94% dari total outlet), dan melalui biaya pemindahan dan konsultasi franchise.

Selengkapnya di halaman WEN →