Perbedaan VF Corp dan State Street PDR S&P Retail ETF: VF Corp diperdagangkan di $12,82 (kapitalisasi pasar $5,19B), sedangkan State Street PDR S&P Retail ETF diperdagangkan di $84,3. Perbedaan utamanya: VF Corp membagikan dividen 2,73%, sedangkan State Street PDR S&P Retail ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| VFC | XRT | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $5,19B | — |
Sektor | Consumer Cyclical | Broad Market / Factor |
Tertinggi 52 Minggu | $21,55 | $92,35 |
Terendah 52 Minggu | $12,91 | $77,28 |
Nilai Perusahaan | $9,47B | — |
Imbal Hasil Dividen | 2,73% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
VFC diperdagangkan di $13.2 dengan penurunan 1.86% hari ini, mencerminkan tekanan jangka pendek meskipun valuasi menarik dengan P/E 19.13 dan P/S 0.55. Perusahaan menunjukkan margin kotor yang sehat di 54.97% namun menghadapi tantangan profitabilitas dengan margin bersih hanya 2.88%. Tren pendapatan menurun dari $11.8B (2022) ke $9.5B (2025), dengan kerugian bersih $189.72 juta pada 2025. Analis memberikan konsensus Hold (50%) dengan target harga $17.38.
Outlook VFC bergantung pada keberhasilan turnaround merek Vans dan pertumbuhan segmen Outdoor. Risiko eksekusi tetap tinggi meskipun valuasi menarik, dengan sinyal teknis bearish dan tekanan pada pendapatan. Pemulihan margin dan pengurangan utang menjadi katalis potensial, namun volatilitas kuartalan dan sentimen konsumen yang lemah memerlukan kehati-hatian.
XRT (SPDR S&P Retail ETF) diperdagangkan pada $85.7, turun 2.16% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bearish yang didominasi oleh penjualan pada moving averages. Data ritel AS menunjukkan volatilitas dengan penjualan Juli turun tak terduga 0.6% (Sumber: ETF Trends, 2026-08-14), sementara aktivitas opsi put meningkat 145% mengindikasikan sentimen negatif jangka pendek (Sumber: Defense World, 2026-09-09).
Outlook menghadapi tekanan dari kenaikan harga minyak mentah Brent mendekati $100 yang dapat memukul margin ritel (Sumber: Zacks Investment Research, 2026-09-09), namun konsumen yang selektif berpeluang bagi ritel nilai (Sumber: Barrons, 2026-06-29). Risiko utama meliputi sensitivitas makroekonomi dan pergeseran pola belanja.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
VF mendesain, memproduksi, dan mendistribusikan pakaian dan aksesoris bermerek. Kategori pakaian terbesarnya mencakup olahraga, outdoor, dan pakaian kerja. Portofolionya terdiri dari berbagai merek termasuk Vans, The North Face, Timberland, Supreme, dan Dickies. VF memasarkan produknya di Amerika, Eropa, dan Asia-Pasifik melalui penjualan grosir ke peritel, e-commerce, dan toko bermerek yang dimiliki oleh perusahaan dan mitra. VF telah berkembang melalui beberapa akuisisi.
Selengkapnya di halaman VFC →XRT adalah ETF dengan bobot setara yang melacak sektor ritel AS. Produk ini memberikan akses terdiversifikasi ke peritel pakaian, otomotif, hingga online, termasuk nama besar seperti Amazon, Target, dan Costco.
Selengkapnya di halaman XRT →