Perbedaan VF Corp dan Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund: VF Corp diperdagangkan di $15,04 (kapitalisasi pasar $5,71B), sedangkan Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund diperdagangkan di $112,22 (kapitalisasi pasar $21,89B). Perbedaan utamanya: Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund jauh lebih besar — sekitar 3,8× kapitalisasi pasar VF Corp, dan VF Corp membagikan dividen 2,48%, sedangkan Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan VF Corp selama 64 Hari dan Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund selama 114 Hari.
| VFC | XLY | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $5,71B | $21,89B |
Volume | 8.987.330 | 5.690.342 |
Sektor | Consumer Cyclical | — |
Tertinggi 52 Minggu | $21,55 | $124,52 |
Terendah 52 Minggu | $12,62 | $105,64 |
Rata-rata Waktu Simpan | 64 Hari | 114 Hari |
Nilai Perusahaan | $10,00B | — |
Imbal Hasil Dividen | 2,48% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
VFC diperdagangkan di $14.38 dengan penurunan 0.48% hari ini, mendekati level terendah target analis $14.00. Secara teknis sinyal bullish dengan moving averages positif, namun fundamental menunjukkan tantangan dengan kerugian bersih $189.72 juta pada 2025 dan margin laba bersih hanya 2.88%. Perusahaan sedang dalam proses turnaround dengan penjualan aset untuk mengurangi utang, sementara merek outdoor seperti The North Face menopang pertumbuhan meski Vans masih lemah.
Outlook: Potensi upside 27% ke target konsensus $18.33 dengan valuasi menarik (P/S 0.61), namun risiko eksekusi turnaround Vans dan tekanan dividen membayangi. Investor perlu memantaku kemampuan perusahaan menstabilkan pendapatan dan profitabilitas di tengah lingkungan konsumen yang menantang.
XLY (Consumer Discretionary Select Sector SPDR ETF) diperdagangkan di $111.36 dengan penurunan 0.35% hari ini. Sinyal teknikal keseluruhan bullish meskipun moving averages menunjukkan tekanan bearish. ETF ini telah turun lebih dari 7% pada 2026, tertinggal dari rekan sektornya XLP yang naik 6.6%. Analis memberikan konsensus beli 100% dengan hanya 1 penilaian tersedia.
Outlook XLY menghadapi tantangan dari tekanan inflasi pada pengeluaran konsumen diskresioner, namun potensi rebound ada jika tren 'funflation' berlanjut. Risiko utama termasuk volatilitas sektoral dan ketergantungan pada performa saham besar seperti Amazon dan Tesla. Peluang terletak pada ketahanan konsumen AS dan proyeksi pertumbuhan penjualan ritel liburan.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
VF mendesain, memproduksi, dan mendistribusikan pakaian dan aksesoris bermerek. Kategori pakaian terbesarnya mencakup olahraga, outdoor, dan pakaian kerja. Portofolionya terdiri dari berbagai merek termasuk Vans, The North Face, Timberland, Supreme, dan Dickies. VF memasarkan produknya di Amerika, Eropa, dan Asia-Pasifik melalui penjualan grosir ke peritel, e-commerce, dan toko bermerek yang dimiliki oleh perusahaan dan mitra. VF telah berkembang melalui beberapa akuisisi.
Selengkapnya di halaman VFC →Untuk melacak kinerja indeks, reksa dana indeks ini menginvestasikan sebagian besar, tetapi setidaknya 95%, dari total asetnya dalam sekuritas dari indeks target. Reksa dana indeks ini mencakup perusahaan di industri berikut: ritel; hotel, restoran dan rekreasi; tekstil, pakaian dan barang mewah; barang rumah tangga; mobil; komponen mobil; distributor; produk rekreasi; dan layanan konsumen yang terdiversifikasi. Reksa dana indeks ini tidak terdiversifikasi.
Selengkapnya di halaman XLY →