Perbedaan United States Oil ETF dan Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund: United States Oil ETF diperdagangkan di $148,34 (kapitalisasi pasar $1,90B), sedangkan Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund diperdagangkan di $112,69 (kapitalisasi pasar $21,89B). Perbedaan utamanya: Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund jauh lebih besar — sekitar 11,5× kapitalisasi pasar United States Oil ETF, dan United States Oil ETF lebih aktif diperdagangkan (5.932.922 vs 5.690.342). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan United States Oil ETF selama 21 Hari dan Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund selama 114 Hari.
| USO | XLY | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $1,90B | $21,89B |
Volume | 5.932.922 | 5.690.342 |
Tertinggi 52 Minggu | $161,86 | $124,52 |
Terendah 52 Minggu | $66,17 | $105,64 |
Rata-rata Waktu Simpan | 21 Hari | 114 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
USO menunjukkan performa bullish dengan kenaikan harga 3.06% menjadi $148.32, didukung sinyal teknis positif dari moving averages. Berita terkini mengindikasikan volatilitas pasar minyak akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan keputusan OPEC+ untuk mempertahankan target produksi. Fundamental perusahaan memerlukan data lebih lanjut untuk penilaian komprehensif.
Outlook jangka pendek dipengaruhi faktor geopolitik dengan risiko gangguan pasokan, sementara pelepasan cadangan minyak G7 berpotensi menekan harga. Investor perlu memantau perkembangan di Selat Hormuz dan kebijakan produksi OPEC+ sebagai katalis utama pergerakan harga saham energi.
XLY menunjukkan kinerja positif dengan kenaikan harga 1,34% menjadi $112,85, didukung sinyal bullish secara keseluruhan meski moving average masih bearish. ETF konsumen diskresioner ini menghadapi tekanan dari underperformance terhadap S&P 500 sepanjang 2026, dengan penurunan lebih dari 7% tahun ini. Analis memberikan konsensus buy 100% meski terdapat risiko inflasi yang mempengaruhi daya beli konsumen.
Outlook XLY bergantung pada ketahanan belanja konsumen di tengah lingkungan inflasi. Peluang muncul dari tren 'funflation' dan pertumbuhan penjualan ritel liburan yang diperkirakan 4,8%, namun risiko utama adalah tekanan inflasi berkelanjutan dan underperformance sektoral terhadap pasar yang lebih luas.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
ETF ini berinvestasi pada kontrak berjangka untuk minyak mentah ringan dan manis, jenis minyak mentah lainnya, minyak pemanas diesel, bensin, gas alam, dan bahan bakar berbasis minyak bumi lainnya.
Selengkapnya di halaman USO →Untuk melacak kinerja indeks, reksa dana indeks ini menginvestasikan sebagian besar, tetapi setidaknya 95%, dari total asetnya dalam sekuritas dari indeks target. Reksa dana indeks ini mencakup perusahaan di industri berikut: ritel; hotel, restoran dan rekreasi; tekstil, pakaian dan barang mewah; barang rumah tangga; mobil; komponen mobil; distributor; produk rekreasi; dan layanan konsumen yang terdiversifikasi. Reksa dana indeks ini tidak terdiversifikasi.
Selengkapnya di halaman XLY →