Perbedaan Trade Desk Inc dan Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund: Trade Desk Inc diperdagangkan di $12,46 (kapitalisasi pasar $5,83B), sedangkan Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund diperdagangkan di $112,5 (kapitalisasi pasar $21,89B). Perbedaan utamanya: Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund jauh lebih besar — sekitar 3,8× kapitalisasi pasar Trade Desk Inc, dan Trade Desk Inc lebih aktif diperdagangkan (15.864.392 vs 5.690.342). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Trade Desk Inc selama 72 Hari dan Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund selama 114 Hari.
| TTD | XLY | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $5,83B | $21,89B |
Volume | 15.864.392 | 5.690.342 |
Sektor | Media | — |
Tertinggi 52 Minggu | $54,13 | $124,52 |
Terendah 52 Minggu | $11,92 | $105,64 |
Rata-rata Waktu Simpan | 72 Hari | 114 Hari |
Nilai Perusahaan | $4,78B | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham TTD diperdagangkan di $12.09, turun 67% year-to-date (sumber: data pasar, Oktober 2026). Secara teknis, sinyal bearish mendominasi dengan moving averages menunjukkan tekanan jual, sementara fundamental menunjukkan valuasi rendah (P/E 0.15, P/S 0.02 per data rasio 2025) namun pertumbuhan pendapatan melambat. Perusahaan menghadapi tekanan kompetisi dari raksasa teknologi seperti Amazon dan Alphabet, dengan panduan kuartalan yang lemah dan pengurangan tenaga kerja 15% pada September 2026 (The Motley Fool, 2026-09-21).
Outlook untuk TTD tetap menantang dengan pertumbuhan pendapatan yang melambat dan tekanan kompetitif yang tinggi, meskipun valuasi terlihat menarik. Risiko utama termasuk kehilangan pangsa pasar dan eksekusi bisnis yang lemah. Analis secara umum netral (53.19% Hold) dengan target konsensus $14.72, menunjukkan potensi kenaikan terbatas dari level saat ini di tengah lingkungan operasional yang sulit.
XLY (Consumer Discretionary Select Sector SPDR ETF) diperdagangkan di $111.36 dengan penurunan 0.35% hari ini. Sinyal teknikal keseluruhan bullish meskipun moving averages menunjukkan tekanan bearish. ETF ini telah turun lebih dari 7% pada 2026, tertinggal dari rekan sektornya XLP yang naik 6.6%. Analis memberikan konsensus beli 100% dengan hanya 1 penilaian tersedia.
Outlook XLY menghadapi tantangan dari tekanan inflasi pada pengeluaran konsumen diskresioner, namun potensi rebound ada jika tren 'funflation' berlanjut. Risiko utama termasuk volatilitas sektoral dan ketergantungan pada performa saham besar seperti Amazon dan Tesla. Peluang terletak pada ketahanan konsumen AS dan proyeksi pertumbuhan penjualan ritel liburan.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
The Trade Desk Inc adalah perusahaan yang menyediakan platform teknologi untuk pembeli iklan. Melalui platform berbasis cloud milik mereka, pembeli iklan dapat membuat, mengelola, dan mengoptimisasi kampanye iklan digital berbasis data di berbagai format dan saluran iklan, termasuk display, video, audio, aplikasi, sosial, di beberapa perangkat. Produk milik Trade Desk mencakup Platform Manajemen Data, Penargetan Antar-Perangkat,, Periklanan Video dan Ponsel, dan lainnya.
Selengkapnya di halaman TTD →Untuk melacak kinerja indeks, reksa dana indeks ini menginvestasikan sebagian besar, tetapi setidaknya 95%, dari total asetnya dalam sekuritas dari indeks target. Reksa dana indeks ini mencakup perusahaan di industri berikut: ritel; hotel, restoran dan rekreasi; tekstil, pakaian dan barang mewah; barang rumah tangga; mobil; komponen mobil; distributor; produk rekreasi; dan layanan konsumen yang terdiversifikasi. Reksa dana indeks ini tidak terdiversifikasi.
Selengkapnya di halaman XLY →